Demi Saingi Apple dan Samsung,

Huawei ‘Latah’ Rancang Smartphone Lipat

FOTO | Digital TrendsIlustrasi
A A A
Kami memiliki dua layar. Tapi kami masih memiliki celah kecil (diantara layar). Itu tidak bagus, dan kami harus menyingkirkan celah itu,

BEIJING – Smartphone lipat belakangan menjadi topik pembicaraan dan diprediksi akan menjadi tren smartphone selanjutnya. Sebagaimana diketahui, belum lama ini muncul smartphone lipat besutan ZTE bertajuk Axon M.

Jauh sebelum ZTE, Samsung kerap disebut-sebut mengembangkan smartphone lipat bertajuk Galaxy X. Bos raksasa teknologi itu, DJ Koh juga sempat menyebut bahwa smartphone lipat akan menjadi perangkat Samsung selanjutnya meski tak menyebut tipenya secara rinci.

Tak ingin ketinggalan, Huawei kini muncul dalam jajaran vendor yang mengusung konsep smartphone lipat. Hal ini terkuak berkat pernyataan CEO Huawei dalam sebuah wawancara.

Richard Yu, CEO Huawei mengonfirmasi bahwa perusahaannya saat ini sedang mengerjakan smartphone lipat. Meski begitu, perangkat tersebut masih dalam pengembangan dan belum siap untuk diluncurkan dalam waktu dekat.

Yu mengatakan bahwa smartphone lipat itu akan siap awal tahun depan untuk memulai debutnya. Dijelaskan bos Huawei itu, smartphone lipat membutuhkan teknologi layar dan desain mekanis yang lebih baik serta fleksibel ketimbang smartphone yang beredar saat ini.

“Kami memiliki dua layar. Tapi kami masih memiliki celah kecil (diantara layar). Itu tidak bagus, dan kami harus menyingkirkan celah itu,” katanya.

Selain smartphone lipat, Yu juga memiliki pandangan untuk Samsung dan Apple. Untuk saat ini Huawei merupakan produsen ponsel ketiga di dunia, namun perusahaan asal China ini belum berpuas diri.

Saat ditanya terkait apakah Huawei akan menggebrak pasar untuk meraih gelar vendor smartphone terbesar, Yu denagn lantang menjawab “ya”.

“Tentu, kami akan menyusul mereka (Apple dan Samsung). Itulah tujuan kita. Mungkin aku terlalu obsesif... tapi tak ada yang bisa menghentikan kami,” terangnya.

Salah satu wilayah yang ingin ditaklukkan Huawei adalah Amerika Serikat (AS). Sebagian besar bisnis Huawei dilakukan di Asia dan Eropa sehingga pertumbuhan bisnis didominasi di wilayah tersebut ketimbang AS. Demikian seperti dilansir Android Authority, Sabtu (21/10/2017).

Tentu, kami akan menyusul mereka (Apple dan Samsung). Itulah tujuan kita. Mungkin aku terlalu obsesif... tapi tak ada yang bisa menghentikan kami,
Kode:47
Sumber:okezone.com
Rubrik:Tekno

Komentar

Loading...