Pengamat Politik dan pembangunan dari Universitas Muhammadiyah Aceh Dr Taufik A Rahim menyampaikan dari seratus kelompok penerima dana hibah COVID-19 ada diantaranya merupakan underbow Partai Politik. Hal tersebut disampaikan Dr Taufik dalam wawancara peHTem, Kamis (14/1/2021) kemarin. peHTem merupakan salah satu program Poadcash acehimage.com.

Honorer K2 Tenaga Administarsi Kembali Datangi DPRK Bener Meriah

SAMSUDDINTenaga Honores K2 tenaga administrasi mendatangi DPRK Bener Meriah
A A A

BENER MERIAH – Puluhan honorer tenaga administrasi Kabupaten Bener Meriah yang tergabung dalam honorer katagori 2 (K2) kembali mendatangi kantor DPRK setempat untuk menanyakan sejauhmana sudah tangapan legislatif terkait perihal yang pernah meraka adukan pada 9 Maret 2020 lalu.

Kedatangan para honorer K2 tersebut disambut Seketararis Komisi D dr Wein Kusumandana Mimija, dan Saiful Bahri di ruang komisi D DPRK Bener Meriah, Senin (14/12/2020)

Sumi, perwakilan honorer K2 tenaga administrasi tersebut kepada Komisi D DPRK Bener Meriah menyampaikan, kedatangan mereka untuk mempertanyakan sejauhmana tangapan DPRK atas perihal yang disampaikan beberapa waktu lalu.

"Lantas untuk selanjutnya kami juga meminta rekomendasi DPRK yang diteruskan kepada Bupati Bener Meriah, yakni tentang kami tidak ingin formasi umum dibuka, dan mengutamakan pengangkatan bidang administrasi,"ujar Sumi.

Dalam kesempatan tersebut, Sumi menuturkan bahwasanya tenaga adamisnistrasi honorer K2 yang yang tersisa belum diangkat sebanyak 30 orang lagi padahal mereka sudah mengabdi sejak tahun 2005.

Sementara honorer K2 lainya, Munawarah menegaskan, bila terbentur dengan peraturan bahwasanya usia diatas 35 tahun tidak dapat ikut tes CPNS kami legowo.

Namun mareka berharap diprioritaskan menjadi Pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK/P3K) tanpa tes.

“Usia kami rata-rata udah diatas 35 tahun, untuk itu kami sangat berharap kepada pemerintah daerah memprioritaskan kami sebagai PPPK sebab kami sudah mengadi di atas 15 tahun," kata Munawarah.

Sementara itu, Saiful Bahri menyebutkan pihaknya dari Komisi D akan duduk kembali dengan Anggota DPRK lainnya yang sudah pernah menerima keluh kesah honore K2.

Sebelumnya, pada 9 Maret 2020 lalu belasan honorer K2 mendatangi DPRK Bener Meriah yang disambut wakil Ketua II DPRK Bener Meriah, Anwar ketua Komisi A Abubakar, Darwinsyah.

Pada saat itu, Sumi, perwakilan honorer K2 mempertanyakan data yang pernah diminta oleh pihak BKPP beberapa tahun lalu.

“Pada tahun 2013 lalu, saat verifikasi dan validasi data di Kapolres Bener Meriah, kami honorer K2 juga diminta untuk melengkapi berkas baik, SK mapun berkas lainya yang di tandatanggani SKPK masing-masing,"kata Sumi.

Namun, kata sumi waktu itu, hingga saat ini pihaknya tidak mengetahui kemana data yang pernah diminta tersebut. Justru itu mereka mendatangi DPRK Bener Meriah untuk menyampaikan persoalan mareka dengan harapan DPRk dapat mencari solusi agar mereka dapat di
prioritaskan.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...