Penjelasan Bupati Nias Selatan

Heboh Kabar Ciuman Massal

FOTO | DETIK.COMFoto sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Nias Selatan yang melakukan ciuman massal, beredar viral di media sosial. Bupati Nias Selatan Hilarius Duha mengakui adanya aksi ciuman massal tersebut.
A A A

JAKARTA - Foto sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Nias Selatan yang melakukan ciuman massal, beredar viral di media sosial. Bupati Nias Selatan Hilarius Duha mengakui adanya aksi ciuman massal tersebut.

"Itu pas apel tanggal 14 Februari lalu, kebetulan pas momen hari valentine," kata Hilarius saat berbincang dengan detikcom, Rabu (22/2/2013).

Apel tersebut berlangsung di lapangan upacara Kantor Bupati Nias Selatan di Jl Sauni Geho, Teluk Dalam, Bawonahono, Nias Selatan. Acara itu juga dihadiri Hilarius selaku Bupati Nias Selatan dan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Nias Selatan.

Hilarius mengatakan, aksi ciuman massal itu tidak seperti yang ramai dibicarakan di media sosial. Menurut mantan Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya ini, para PNS tersebut hanya cipika-cipiki.

"Dan itu pasangan suami istri yang kebetulan sama-sama jadi PNS. Dan itu pun hanya cipika-cipiki, bukan ciuman mulut. Mungkin kalau yang di medsos itu terlihatnya ciuman mulut itu pas difotonya pas lagi mau cium pipi," terang Hilarius.

Ada sekitar 20 pasangan suami istri PNS di situ yang cipika-cipiki. Ia mengakui, aksi ciuman itu terjadi spontanitas dan hanya ingin agara PNS menunjukkan kasih sayangnya kepada pasangannya masing-masing.

"Kebetulan hari valentine, ya mari kita tunjukkan kasih sayang itu sama istri kita masing-masing, cipika cipiki saja. Saya juga bawa istri saya," ungkapnya.

Dan kebetulan, hari itu Dinas Lingkungan membawa bunga yang merupakan hasil kerajinan tangan dari barang bekas. Bunga itu digunakan sebagai simbol untuk menujukkan kaisng sayang kepada istri dari para PNS tersebut.

"Kebetulan Dinas Lingkungan Hidup bawa kerajinan berupa bunga dari bahan daur ulang, itu bunganya dikasihkan ke istri-istri PNS," imbuhnya.

Sumber:detik.com
Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...