Personel Satuan Reskrim Polres Aceh Timur menangkap pelaku diduga merampas telepon genggam seorang gadis di kabupaten itu serta memperkosanya. Kasubbag Humas AKP Muhammad Nawawi di Idi, Minggu, mengatakan tersangka berinisial SA (23) warga Tano Ano,[ Kecamatan Idi, Aceh Timur. Sedangkan korban berinisial LI (18), warga Kecamatan Darul Ihsan, Aceh Timur.

Hasil Test Swab 7 ODP Dinyatakan Negatif

HUMAS PEMKO BANDA ACEHPlt Kadinkes Banda Aceh, dr Media Yulizar
A A A

BANDA ACEH – Setelah pasien asal Lamtemen Timur Kecamatan Jaya Baru berinisial IK (38) dinyatakan positif Covid-19 pada 27 Mei lalu, Tim Gugus Covid Kota Banda Aceh dan Provinsi Aceh bergerak cepat melakukan pemeriksaan terhadap keluarganya yang dinyatakan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Plt Kadinkes Banda Aceh, dr Media Yulizar MPH, Minggu (31/5/2020) menyampaikan bahwa sebanyak tujuh orang keluarga pasien IK telah dilakukan pemeriksaan RT-PCR di Laboratorium Balai Penelitian dan Pengembangan Aceh (Litbangkes).

“Alhamdulillah, hasilnya semua negatif,” ungkap Media Yulizar.

Dengan hasil tersebut dipastikan tidak ada transimisi lokal penyebaran virus corona di Banda Aceh, seperti yang selama ini dikhawatirkan.

Kata dr Media, dilakukannya pemeriksaan terhadap keluarga IK untuk memastikan apakah mereka terpapar atau tidak.

“Dengan hasil negatif ini menunjukkan tidak ada transmisi lokal di Banda Aceh,” kata Media Yulizar.

Diungkapkannya, ketujuh warga diambil swabnya di Poliklinik Pinere RSUDZA Banda Aceh dan pemeriksaannya di Litbangkes, Lambaro. Rinciannya tiga orang warga perumahan di Lamteumen Timur yakni FH, IW dan RA. Kemudian tiga orang dari Kabupaten Pidie yaitu IR, NA dan MA. Satu lagi warga yang beramat di Kuta Alam dengan inisial AZ.

Selain itu, istri dan anak pasien IK asal Blang Pidie Abdya juga telah diperiksa swab, tapi belum keluar hasilnya. Untuk kelanjutan informasi keduanya dapat ditelusuri ke Dinkes Provinsi Aceh.

Meski keluarga IK dinyatakan negatif dan menunjukkan tidak adanya trasmisi lokal penyebaran Covid-19, namun seluruh warga Kota Banda Aceh diminta tetap waspada dengan terus mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Plt Kadinkes meminta seluruh warga harus tetap waspada dan ekstra hati-hati karena pandemi corona belum berakhir, apalagi kasus positif yang dialami IK adalah Orang Tanpa Gejala (OTG) dimana tidak terdeteksi gejala-gejala seperti pada umumnya.

Karenanya Wali Kota kembali mengingatkan, seluruh masyarakat untuk tetap disiplin dan mematuhi seluruh protokol pencegahan Covid-19, dengan tetap berada di rumah kecuali jika ada kebutuhan yang sangat mendesak.

Dr Media Yulizar juga mengajak agar warga berperilaku hidup bersih dan sehat dengan selalu memakai masker, menghindari kerumunan, selalu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak (physical distancing) dan mengonsumsi makanan bernutrisi untuk meningkatkan imun tubuh.

Rubrik:BANDA ACEH

Komentar

Loading...