Aliansi Mahasiswa Aceh (AMA) kembali medesak Plt Gubernur untuk mempublikasikan penggunaan anggaran hasil refocusing maupun BTT dalam APBA 2020. AMA mengaku tidak berhenti menyuarakan hal tersebut sebelum tuntuntan mareka terpenuhi. Aliansi Mahasiswa Aceh memandang ada hal urgensi saat ini yang harus diprioritaskan oleh Pemerintah Aceh selama masa Pandemi COVID -19, seperti sektor kesehatan, pendidikan maupun sektor ekonomi.

Hampir 10 Ribu Pelaku UMKM di Aceh Utara Ajukan Permohonan BLT

SAID AQIL AL MUNAWARDinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah
A A A

LHOKSEUMAWE-  Sebanyak 9702 Pedagang Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) di Aceh Utara mengajukan permohonan bantuan sebesar Rp 2,4 juta/orang kepada Kementerian Koperasi (Kemenkop) Jakarta. Permohonan tersebut diajukan melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kabupaten di Lhokseumawe.

"Dengan persyaratan foto copy KTP, No Handphone, Surat keterangan usaha dari Keuchik dan mengisi alamat lengkap di kertas," ujar Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kabupaten Aceh Utara melalui Kabid UMKN, Bulkhairi, MH kepada acehimage.com, Rabu (8/9/2020).

Ia menyebutkan, sejak pendaftaran ditutup pada tanggal 4 September Lalu, pihaknya mendata, permohonan yang telah masuk. Sudah mencapai 10 Ribu pedagang yang lakukan pengajuan."Ada pedagang yang mengantarkan sendiri, ada juga yang di antarkan melalui geuchik,"ujar Bulkhairi.

Dikatakan Bulkhairi, Semua Permohonan yang masuk sudah dilakukan input ke dinas Provinsi, Namun lebih Rinci ia tidak mengetahui,  siapa saja yang sudah di terima laporannya, Namun bagi pedagang untuk memantikan datanya diterima dipersilahkan datang ke bank untuk melakukan pengecekan.

"Tentunya saat dilakukan verifikasi ada data yang tidak diterima atau ditolak, Bisa Saja karena Para Pedagang, Tabungan Saldo di Buku Bank diatas Rp 2 Juta atau ada kaitan dengan pinjaman di Bank,"jelasnya.

Kendatipun pemohon hampir mencapai 10 ribu orang, masih banyak warga yang tidak ter akses dengan informasi bantuan program pemerintah ini.

"Walou batas waktu pendaftaran sudah tutup, tapi masih banyak juga warga yang datang ke kantor ajukan permohonan dengan alasan tidak tau informasi,"sebutnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...