Aksi unjuk rasa yang yang dilakukan oleh Petani Kopi Menangis (PKM) di depan gedung DPRK Bener Meriah terjadi saling dorong dengan petugas keamanan. Satpol PP dan Personel Polres Bener Meriah menjadi benteng terdepan untuk menahan para pendomo untuk menerobos gedung DPRK Bener Meriah. Senin (19/10/2020)

Gugatan 1 Trilyun Terhadap Plt Gubernur Disidang Pekan Depan

ISTIMEWALaman Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Banda Aceh
A A A

BANDA ACEH - Gugatan class action terhadap Plt Gubernur Aceh terkait kebijakan stickering BBM melalui Surat Edaran No. 540/9186 yang diajukan oleh 24 penggugat akan disidang pada Senin (19/10/2020) pekan depan.

Gugatan yang diantaranya menuntut ganti rugi immaterial senilai satu trilyun kepada rakyat Aceh tersebut sebelumnya didaftarkan ke Pengadilan Negeri Banda Aceh pada tanggal 5 Oktober lalu. Gugatan dengan nomor perkara 49/Pdt.G/2020/PN BNA tersebut diinisiasi oleh Gerakan Rakyat Aceh Menggugat (GERAM)

"Kami telah menerima pemberitahuan atau panggilan sidang pertama dari pihak Pengadilan Negeri Banda Aceh melalui Penasehat Hukum. InsyaAllah sidang perdana akan dilaksanakan pekan depan diruang sidang utama (chandra) PN Banda Aceh," kata Syakya Meirizal, Juru Bicara Penggugat/Inisiator GERAM, Senin (12/10/2020).

Menyikapi rencana sidang pertama atas gugatan class action tersebut, ia mewakili seluruh penggugat memohon dukungan dan doa dari seluruh rakyat Aceh. Semoga gugatan ini dapat terus berlanjut ke proses pembuktian dan pemeriksaan para saksi.

"Harapan kita tentu saja tuntutan yang kita ajukan akan dikabulkan seluruhnya oleh majelis hakim. Ini demi menjaga marwah rakyat Aceh yang harkat dan martabatnya telah direndahkan dan dirugikan oleh Plt Gubernur Aceh melalui kebijakan pemasangan stiker pada kendaraan pengguna BBM di Aceh," ujarnya.

Selain itu, dia berharap pihak Pemerintah Aceh agar responsif dan menghargai proses hukum terhadap gugatan tersebut. Karena gugatan ini terkait hajat hidup jutaan rakyat Aceh.

"Mereka harus bersedia hadir setiap ada panggilan dari pihak pengadilan. Dengan begitu kita berharap proses peradilan gugatan class action ini dapat berjalan lancar. Sehingga putusan dari majelis dapat ditetapkan dalam waktu yang tidak terlalu. Dan kita sebagai penggugat komit akan menghargai apapun putusan majelis hakim,"ujarnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...