Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang melakukan penggeledahan Dinas Perhubungan Sabang dan SPBU Bypass, Rabu (2/12/2020). Penggeledahan dimulai dari pukul 10.00-13.00 WIB itu dipimpin Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sabang Muhammad Razi SH. Kegiatan penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka mencari barang bukti terkait kasus dugaan korupsi belanja BBM/Gas dan Pelumas serta suku cadang yang bersumber dari DPPA SKPD Dinas Perhubungan Sabang tahun anggaran (TA) 2019 sebesar Rp 1.567.456.331.

Seperti Bidan PTT

GTKHNK35+ Bener Meriah Minta Keppres PNS Tanpa Tes

SAMSUDDINGuru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori Umur 35 Plus (GTKHNK35+) Kabupaten Bener Meriah
A A A

BENER MERIAH – Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori Umur 35 Plus (GTKHNK35+) Kabupaten Bener Meriah, Aceh meminta KEPPRES PNS tanpa tes sperti Bidan PTT.

Hal itu lantaran, dalam Peraturan Presiden (Perpres) honorer yang berusia di atas 35 tahun keatas tidak bisa mengikuti tes calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Karena hal tersebut, para Guru dan Tenaga Honorer Non K sudah berusia diatas 35 tahun yang tergabung dalam GTKHNK35+ Kabupaten Bener Meriah meminta Presiden Republik Indonesia mengeluarkan KEPPRES PNS tanpa tes.

“Seperti Bidan Pegawai Tidak Tetap (Bidan PTT) yang diangkat menjadi PNS tanpa melalui tes, kami juga berharap seprti itu,"kata anggota GTKHNK35+ Bener Meriah Yusni SPd kepada acehimage.com, Jumat (6/11/2020).

Yusni menyampaikan, pihaknya memohon kepada Ketua DPRA Provinsi Aceh untuk menyurati Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dengan tuntutan, menuntut kepada pemerintah Pusat untuk mengeluarkan Keputusan Presiden ( KEPPRES ) agar semua GTKHNK35+ dapat diangkat menjadi PNS 2020 tanpa tes, sebagimana presided mengeluarkan KEPRRES kepada Bidan PTT dan Aparatur Desa.

Pihaknya juga meminta, diberi UMK bulanan untuk semua honorer usia 35 yang diambil dari dana APBN Pusat. Kata Yusni, pihaknya juga meminta Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten mendorong Presiden segera mengeluarkan Keppres tersebut.

Lebih lanjut, Yusni menyampaikan, sejauh ini anggota GTKHNK35+ Kabupaten Bener Meriah sebanyak 604 orang yang tersebar di empat zona. Yakni Zona satu meliputi Kecamatan Gajah Putih, Timang Gajah, dan Pintu Rime Gayo.

Sedangkat zona II meliputi Kecamatan Bukit dan Wih Pesam, sementara zona III meliputi Kecamatan Bandar, Mesidah dan Syiah Utama, dan zona IV meliputi Kecamatan Bener Kelipah dan Permata.

“Untuk zona I terdiri dari 100 anggota, zona II sebanyak 150 anggota dan zona III sebanyak 204 anggota, zona IV sebanyak 150 anggota,"rinci Yusni

Dijelaskan Yus Abeng, bahwa organisasi GTKHNK35+ pusat telah berdiri sejak 4 November 2019 sedangkan untuk daerah baru terbentuk sekitar 6 bulan yang lalu. Pungkasnya

“Kalau GTKHNK35+ Kabupaten Bener Meriah di ketua oleh Anisah A Ma Pd, sedangkan seketaris Lelliyati Zetkas S Pd,"tuturnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...