Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh memanggil enam orang yang diduga terlibat korupsi proyek pembangunan jaringan air bersih di Pulo Breuh tahun 2017. Proyek tersebut berada di bawah Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS). Nama yang dipanggil secara terpisah itu ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Aceh Munawal, masing- masing Yudi Saputra ST, PPK tahun 2018.

Gowes Forkopimda Aceh Bawa Misi Bangkitkan Pariwisata

ISTIMEWA Gowes Forkopimda di Pulau Aceh
A A A

BANDA ACEH - Pengembangan Pulo Aceh, sebagai bagian dari kawasan pelabuhan bebas Sabang yang pembangunannya dilakukan melalui Program Kerja Badan Pengusahaan Kawasan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS).

Pulo Aceh merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Aceh Besar dalam, melaksanakan infrastruktur selain melirik potensi- potensi yang ada di kembangkan terutama untuk sektor pariwisata sehingga kedepan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, setempat.

Selain dibangun Inprastruktur, Perikanan, maupun pariwisata, juga situs –situs sejarah yang ada akan dijaga dan dirawat karena itu merupakan aset penting yang bila dikelola dengan benar akan memberi dampak positif bagi masyarakat setempat.

Bahkan kali ini, melaui acara yang bertemakan “Gowes Bersama Forkopimda Aceh”, Kodam IM, BPKS bersama Pemerintah Aceh serta seluruh jajaran secara bersama dapat memperkenalkan potensi Pulo Aceh dengan keindahan alam serta situs bersejarah yang dimilikinya disebut sebut bagai sekeping surga di Tanoh Aceh.

Kutipan tersebut pernah disampaikan oleh istri Plt Gubernur Aceh, Dyah Erti Idawati dalam situs berita resmi Pemprov Aceh.

Kegiatan Gowes di Pulo Aceh, sedikitnya seratus pendayung sepeda ikut serta dalam acara yang di laksanakan pada Sabtu pagi (25/7/2020).

Sementara rute yang dilalui yaitu mulai dermaga Perikanan BPKS Gampong Ulee Paya menuju situs Mercusuar William’s Torrent, Gampong Meulingge yang jaraknya kurang lebih 20 kilometer bahkan Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Hassanudin SIP MM dan Kasdam IM beserta jajaran, Kapolda Aceh yang diwakili Wakapolda Brigjen Pol Drs Raden Purwadi SH bererta jajaran, Ibu Dyah Erti Idawati istri Plt Gubernur Aceh beserta rombongan.

Selain pejabat tingkat l juga nampak ikut serta Bupati Aceh Besar Ir H Mawardi Ali bersama rombongan serta para atlit sepeda Aceh juga ikut langsung memeriahkan acara tersebut.

Dalam kesempatan itu, Plt Kepala BPKS Ir Razuardi MT menyerahkan secara simbolis sertifikat kepada Pangdam IM dan sejumlah unsur Forkopimda lainnya
sebagai tanda sudah berkunjungan ke Mercusuar William’s Torrent

Penyerahan sertifikat juga sebagai bentuk kepedulian BPKS pada pengembagan Kawasan, khususnya sektor pariwisata.

Plt Kepala BPKS, Ir Razuardi MT mengatakan, bahwa Gowes adalah salah satu event yang didukung BPKS dengan tujuan untuk menghidupkan pariwisata Pulo Aceh hingga diharapkan akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Alhamdulillah saat ini kita sudah bisa fasilitasi kapal penyeberangan antar pulau yang kiranya memudahkan masyarakat dalam hal transportasi dan mobilisasi barang baik dari dan ke Pulo Breuh, begitu juga Pulo Nasi," kata Razurdi, di dampingi Deputi Umum BPKS, Dr Muslem Daud MEd,

Selain itu kita juga dapat mendorong pengiat wisata untuk ke Pulo Aceh, termasuk wisata situs Mercusuar William’s Torrent.

Apalagi kata Razuardi, situs Mercusuar ini sangat menarik bagi wisatawan dan acara Gowes yang diikuti oleh para pejabat penting ini menjadi pemantik untuk kemajuan Pulo Aceh,” ujar Razurdi.

Sementara itu, LO BPKS untuk acara Gowes, Agus Salim, SE, MM (Deputi Komersil dan Investasi) menjelaskan, Gowes yang dilaksanakan di Pulo Aceh kali ini melibatkan sedikitnya 150 peserta dari berbagai unsur Forkopimda Aceh seperti Kodam IM, Forkopimda Aceh Besar, BPKS Sabang, kalangan masyarakat umum bahkan para pegiat olahraga sepeda dengan tetap diberlakukan protokol kesehatan.

“Pelaksanaan acara ini sudah dipersiapkan dengan matang dan melibatkan lebih dari 700 tenaga utama yang terdiri dari Personil Kodam IM dari berbagai divisi,  Kodim 01 Aceh Besar, Koramil dan Muspika Pulo Aceh, Pagawai BPKS, Mukim, Gechik dan masyakat Pulo Aceh,” ujar Agus Salim didampingi Kabag Humas BPKS M Rizal, SE

Masyarakat Pulo Aceh berharap perhatian dari pemerintah

Sementara Mukim Lampuyang, Pulo Aceh, Zailamy menyampaikan harapan masyarakatnya kepada Pemerintah Aceh agar memberikan perhatiannya kepada masyarakat di Pulo Aceh.

"Kami rakyat Pulo Aceh berharap bantuan pembangunan dari pemerintah, dan soal even, tidak hanya terbatas pada event ini saja, tapi event-event serupa perlu terus berlanjut baik dilaksanakan oleh Pemerintah maupun pihak Swasta. Sehingga dengan demikian roda perekonomian masyarakat Pulo Aceh akan berputar dengan lebih baik," ungkap Zailamy.

Zailamy memastikan, masyarakat Pulo Aceh menyambut baik even ini. "Kami berterima kasih kepada bapak Pangdam IM beserta jajarannya, Forkopimda beserta jajaran, dan BPKS karena acara ini telah sukses diselenggarakan di tempat kami, Pulo Aceh," pungkasnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...