Ghazali Abbas dan Nasir Djamil Ajak Warga Pilih Illiza-Farid

dsc_0328
A A A

dsc_0049 dsc_0374 dsc_0371 dsc_0364 dsc_0363 dsc_0356 dsc_0353 dsc_0352 dsc_0347 dsc_0342 dsc_0341 dsc_0333 dsc_0331 dsc_0328 dsc_0317 dsc_0311 dsc_0308 dsc_0303 dsc_0299 dsc_0294 dsc_0283 dsc_0279 dsc_0278 dsc_0273 dsc_0269 dsc_0264 dsc_0262 dsc_0260 dsc_0252 dsc_0251 dsc_0248 dsc_0231 dsc_0209 dsc_0205 dsc_0166 dsc_0149 dsc_0139 dsc_0124 dsc_0119 dsc_0112 dsc_0100 dsc_0098 dsc_0070 dsc_0055 dsc_0049 dsc_0042 dsc_0031 dsc_0030 dsc_0028

BANDA ACEH - Aggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh Ghazali Abbas Adan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI asal Aceh HM Nasir Djamil menyatakan dukungannya terhadap pasangan calon walikota nomor urut satu Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal,SE-Farid Nyak Umar, ST.

“Saya bersama Nasir Djamil berada disini dalam rangka memberikan dukungan kepada Illiza-Farid,”ujar Ghazali Abbas saat memberikan sambutan pada silaturrahmi Illiza-Farid dengan ratusan warga gampong Cot Mesjid Lungbata Banda Aceh, Minggu (01/01).

Ghazali menyebutkan sejumlah alasannya mendukung pasangan Illiza-Farid. Ia menyebutkan tegaknya syariat Islam di Aceh, dan khususnya di Banda Aceh sangat tergantung pada siapa yang memimpin, karena menurutnya, pemimpin harus menjadi teladan.

“Saya kenal Illiza sejak kecil, dia adalah anak yang dibesarkan dengan pendidikan agama, dan juga pendidikan umumnya bagus, saya kenal keluarganya merupakan orang-orang mengerti agama, keturunan ulama-ulama besar di Aceh,”tambahnya.

Ghazali menyebutkan alasan lain mendukung Illiza dikarenakan Illiza memiliki pengalaman politik yang b

agus dalam memimpin dan sudah membuktikan keberhasilan dalam memimpin kota Banda Aceh selama ini. “Illiza ini pernah jadi anggota DPRK, pernah jadi wakil walikota, artinya sudah sangat siap, maka karena itulah alasan mengapa saya 100 persen mendukung pasangan Illiza-Farid,”ujarnya.

Ghazali juga menyebutkan banyak bukti-bukti lain yang menjadi alasan mengapa warga Banda Aceh bisa mempercayakan kembali kepemimpinan kota Banda Aceh kepada Illiza. Ditambah lagi dengan sosok calon wakil yang masih muda, cerdas, serta memiliki pengalaman dua periode di DPRK.

Pada kesempatan itu Ghazali juga mengingatkan semua kandidat agar dalam mencari jabatan harus dilakukan dengan cara-cara yang santun, bukan degan melakukan kampanye-kampanye hitam (Black Campaign).

“Jadi kalau kampanye jangan bicara sampah-sampah, bicara program, jangan bodohi masyarakat, karena masyarakat Banda Aceh adalah pemilih rasional, mereka tau siapa yang sudah berbuat, dan siapa yang cuma menebar janji-janji saja,”lanjutnya.

Fotografer:AK Jailani
Sumber:Rel
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...