Jalan akses menuju Samar Kilang Kecamatan Syiah Utama, Kubupaten Bener Meriah lumpuh total akibat longsor dan pohon tumbang.“Mungkin kejadianya tadi malam, soalnya kemaren sore anggota saya pulang jalannya masih baik-baik saja," ungkapnya. Munurut Mustakim, longsor tersebut menimpa separuh badan jalan dengan panjang mencapai 17 meter, namun pohon-pohon dari atasnya tumbang dan menutup badan jalan sehingga jalan tersebut tidak dapat dilalui untuk saat ini.

Bekerjasama dengan Bank Aceh Syariah

Geunta Panen Bawang Merah Perdana di Bener Meriah

SAMSUDINPanen bawang merah
A A A

BENER MERIAH – Lembaga Geurakan Petani Seujahtra (Geunta) yang bekerjasama dengan Bank Aceh Syariah Kabupaten Bener Meriah, melakukan panen perdana bawang merah seluas 1 hektar di daerah Blang Rakal, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Rabu (17/6/2020).

Direktur Lembaga Geunta, Ir H Yusri Yusuf atau dikenal dengan pangilan Yusri Melon menyampaikan, pihaknya dari Lembaga Geunta telah menjalin kemitraan dengan Bank Aceh Syariah Kabupaten Bener Meriah melakukan panen perdana budidaya bawang merah varietas Tajuk yang berasal dari Enganjuk, Jawa Timur.

Dikatakan Yusri Melon, untuk Blang Rakal pihaknya memiliki 5 hektar lahan dan dengan proses penanaman diterapkan setiap 15 sampai 20 hari dan sampai saat ini yang sudah ditanam mencapai seluas 3,5 hektar.

"Sedangkan yang dipanen perdana secara simbolis hari ini seluas 1 hektar,"jelas Yusri

Untuk tahap selanjutnya, Lembaga Geurakan Petani Seujahtra telah menyediakan lahan seluas 50 hektar di kawasan Sayeng Kecamatan Pintu Rime Gayo untuk mengembangkan sektor pertanian.

Adapun tujuan kerjasama dengan Bank Aceh Syariah guna menyatukan suatu konsep bersama untuk mengembakan sektor pertanian, terutama masyarakat pedesaan.

"Kerjasama ini adalah merupakan kerjasama kemitraan syariah dan ini adalah uji copa pilot project sehingga nantinya tahap berikutnya pihak Bank Aceh akan memiliki suatu format untuk bagaimana melibatkan lebih jauh masyarakat dalam pembinaan pembiayaan terhadap petani,"terangnya.

“ Kenapa kita mengambil komuditi bawang merah, karena bawang merah ini merupakan salah satu komuditi unggulan dan strategis nasional karena kebutuhan yang sangat tinggi, selain itu bawang merah dapat tumbuh disemua tempat dan juga dapat bertahan lama,"tambah Yusri.

Sementara Kepala Bank Aceh Syariah Cabang Bener Meriah Fajar Rajasa mengaperesiasi hasil pengembangan budidaya bawang merah oleh Lembaga Geunta yang telah bermitra dengan Bank Aceh.

Karena menurut Fajar, Komuditi bawang merah cukup berpotensi di masa pandemi Covid-19 ini dikembangkan sehingga langkah yang diambil oleh pihak Geunta sengat terukur dan berhasil.

“Tadi kita sama-sama telah melakukan panen perdana secara simbolis budidaya pengembangan budidaya bawang merah di Pintu Rime Gayo ini, ini merupakan pilot project yang kami laksanakan di Kabupaten Bener Meriah,"kata Fajar.

Sementara itu, Camat Kecematan Pintu Rime Gayo Eddy Irwansyah sangat mengaparisiasi apa yang dilaksanakan oleh Lambaga Geunta dan Bank Aceh, terlebih Pintu Rime Gayo merupakan wilayah yang berpotensi agro bisnis dan wisata.

“Dengan Keberadaan Lembaga Geunta nantinya dapat membina para petani diwilayah ini, tentunya bukan hanya komuditi bawang tetapi komuditi-komuditi lainya yang berpotensi dapat dikembangkan disini melaui bimbingan pak Yusri," pinta Camat Pintu Rime Gayo itu.

Dari pantauan media ini, panen perdana budidaya bawang merah tersebut turut dihadiri, Camat Pintu Rime Gayo, Kapolsek Pintu Rime Gayo, Danramil Pintu Rime Gayo, Kepala Bank Aceh Kabupaten Aceh Tengah, Kepala Bank Aceh Kabupaten Bener Meriah dan Direktur Lembaga Geunta.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...