Pilpres 2019

Gerindra Gandeng PKS

FOTO | IstimewaWakil Ketum Partai Gerindra, Ferry Juliantono
A A A

Artinya rakyat punya pilihan selain Pak Jokowi. Di 2014 saja Pak Jokowi cuma menang tipis dari Pak Prabowo. Kalau sekarang pemerintah Jokowi dianggap gagal menyelesaikan masalah, khususnya mengenai ekonomi, menurut saya masyarakat akan condong memilih presiden yang baru dan Prabowo ada di posisi itu,

Ferry Juliantono Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra

JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Ferry Juliantono mengatakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah mengkonfirmasi untuk berkoalisi di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 dengan mengusung calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres).

"Iya, PKS sudah confirm. Jadi sebetulnya secara administratif syarat minimum 20 persen presidential threshold itu sudah terlampaui," ujar Ferry di Jakarta, Jumat (16/3).

Adapun dengan partai-partai lainnya seperti PKB, PAN, dan Demokrat pihaknya sejauh ini sudah berkomunikasi dengan baik. Pihaknya juga yakin, apabila Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sudah menyatakan kesediaannya maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang akan berdampak positif. Mengingat kondisi saat ini untuk capres yang tidak ada alternatif lain selain Jokowi.

"Artinya rakyat punya pilihan selain Pak Jokowi. Di 2014 saja Pak Jokowi cuma menang tipis dari Pak Prabowo. Kalau sekarang pemerintah Jokowi dianggap gagal menyelesaikan masalah, khususnya mengenai ekonomi, menurut saya masyarakat akan condong memilih presiden yang baru dan Prabowo ada di posisi itu," katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Muzani mengatakan, terkait cawapres pihaknya sedang membicarakan terus hal itu dengan Prabowo. Termasuk juga mempertimbangkan bagaimana menghadapi strategi di tahun 2019 yang akan diterapkan berbeda dengan 2014 lalu karena situasi dan medannya berbeda.

Ia mengatakan, Prabowo berpikir tentang siapa calon yang bisa mendampinginya dan bisa memenangkan pertarungan tersebut. Baik itu tokoh yang berasal dari partai koalisi atau non partai koalisi, saat ini semuanya sedang dalam penggodokan pemikiran Prabowo sendiri.

"Meskipun persoalan ini Pak Prabowo belum membicarakanbya kepada kami, tetapi rasanya ini adalah sesuatu yang bisa mendorong bagi kemenangan pillpres kalau jadi deklarasi," katanya.

Tidak hanya itu, idealnya, pada saat pendeklarasian juga sudah langsung diumumkan cawapres yang akan mendampinginya. Namun apabila belum memungkinkan, atas kesepakatan, katanya, hal tersebut bisa ditunda sembari terus melihat situasi dan kondisi perkembangan politiknya.

Kode:47
Sumber:beritasatu.com
Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...