BDK Aceh

Gelar Rakor Kediklatan

Murdani TijuePusdiklat Pendidikan dan Keagamaan Kementerian Agama RI Dr Mahsusi, MM saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kediklatan, di Hermes Palace Hotel, Selasa (27/11/2018) malam
A A A

Dari itu kita mengajak dan berharap semua peserta rakor dapat bersungguh-sungguh dalam mengukutinya dan yang terpenting hasil dari rakor ini dapat diaplikasikan di instansi dan tempat kerja masing-masing

Salman Al Farisi, S.Ag, M.Pd Kepala BDK Aceh

ACEH - Balai Diklat Keagamaan (BDK) Provinsi Aceh menggelar rapat koordinasi (rakor) dan evaluasi kediklatan, di Hermes Palace Hotel, Selasa (27/11/2018) malam.

Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Kantor Kementerian Agama dari 23 Kabupaten/Kota di Aceh, unsur Kanwil Kemenag Aceh, Dinas Pendidikan Aceh, unsur KUA, Madrasah, Widyaiswara dan ASN BDK Aceh.

Kepala BDK Aceh Salman Al Farisi SAg MPd dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam kegiatan rakor ini, semua biaya yang dikeluarkan dibebankan kepada DIPA Balai Diklat Keagamaan Aceh tahun 20l8.

“Dari itu kita mengajak dan berharap semua peserta rakor dapat bersungguh-sungguh dalam mengukutinya dan yang terpenting hasil dari rakor ini dapat diaplikasikan di instansi dan tempat kerja masing-masing,” kata Salman, Rabu (28/11/2018).

Rakor BDK Aceh tahun 2018 dibuka oleh Kepala Pusdiklat Pendidikan dan Keagamaan Kementerian Agama RI Dr. Mahsusi, MM. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ada empat hal penting yang harus diperhatikan dalam kediklatan yaitu, pertama mendesain diklat yang penting dan sesuai dengan kebutuhan. Kedua perencanaan diklat yang terukur dan terarah, ketiga: kondisi penyelenggaraan (E-Learning) yang maksimal dan keempat : pemanfaatan tenaga dari alumni diklat.

“saat ini Balai Diklat Keagamaan Provinsi Aceh telah mendiklatkan Aparatur Kementerian Agama, Pegawai honorer Kemenag, unsur masyarakat yang bekerja di Kemenag dan PNS non Kemenag yang bekerja pada Kemenag. Maka dari itu kami mengajak para peserta rakor untuk dapat bekerja lebih baik dari sebelumnya. Dan ini akan kita evaluasi setiap waktunya,” ungkap Mahsusi.

Terakhir Mahsusi juga menghimbau kepada Kepala Kantor Kementerian Agama seluruh Aceh yang jadi peserta rakor untuk dapat bekerja sama dengan BDK Aceh dalam setiap pelaksanaan diklatnya. Hal tersebut untuk meningkatkan diklat-diklat yang lebih bermutu di tahun 20l9 mendatang.

Ketua Panitia yang juga Humas & Protokol BDK Aceh Nazarullah SAg MPd mengatakan Rakor Balai Diklat Keagamaan (BDK) Provinsi Aceh dilaksanakan selama tiga hari (27-29 November) dengan narasumber dari Jakarta dan dalam daerah Aceh.

Yang menjadi narasumber dari Jakarta diantaranya Kapusdiklat Pendidikan dan Keagamaan Jakarta, Dr Mahsusi MM, Sekretaris Bakitbang dan Diklat Jakarta, Prof Dr Muhammad Isom Yusqi MAg dan Kabag. TU Pusdiklat Aministrasi Jakarta, Drs H Bahari MA. Sedangkan narasumber dari dalam daerah adalah Kepala BDK Aceh, Salman Al Farisi SAg MPd dan perwakilan Kanwil Kemenag Aceh, Drs H Djulaidi MAg.

Laporan:Murdani Tijue
Kode:47
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...