Meriah terhitung sejak tanggal 4 Juni 2020. Hali Yoga selama ini menjabat sebagai Sekda Bener Meriah. Keputusan tersebut diambil setelah Bupati Kabupaten Bener Meriah Tgk H Sarkawi mengambil cuti berobat.

Terima SK dari Pemkab Bener Meriah

Gayo Pratama Mandiri Kolola Resi Gudang

SAMSUDINKepala Dinas Perdagangan Bener Meriah Miharbi menyerahkan SK Comudity Primer dalam Pengelolan Sistem Resi Gudang dalam Bener Meriah, kepada Direktur Koperasi Pratama Gayo Mandiri Azwin ABL. Senin (23/3/2020)
A A A

BENER MERIAH – Guna untuk menjaminnya pembelian Kopi dari masyarakat yang merupakan nadi kehidupan masyarakat Bener Meriah, Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Bener Meriah mempercayakan Koperasi Gayo Pratama Mandiri untuk mengelola Comudity Primer dalam Pengelolan Sistem Resi Gudang dalam Bener Meriah.

Hal itu menyusul, semakin merebaknya penyebaran wabah virus corona (Covid-19 ) yang berimbas anjolknya harga kopi di Kabupaten Bener Meriah. Untuk itu Pemerintah Bener Meriah mempercayakan Koperasi Gayo Pratama Mandiri untuk mengelola resi Gudang tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan Bener Meriah Miharbi menyerahkan SK Comudity Primer dalam Pengelolan Sistem Resi Gudang dalam Bener Meriah, kepada Direktur Koperasi Pratama Gayo Mandiri Azwin ABL. Senin (23/3/2020) di komplek resi gudang depan Bataliyon RK 114 Satria Musara.

Kepala Dinas Perdagangan Bener Meriah Miharbi kepada awak media mengatakan, perlu memfungsikan resi gudang untuk penyimpanan barang (Kopi), hal itu berguna untuk menjamin kopi dari masyarakat di daerah ini dapat dibeli.

Dikatakannya, untuk itu Pemerintah daerah telah mempercayakan pengelolaan resi gudang ini kepada Koperasi Pratama Gayo Mandiri yang telah mengusulkan kesiapannya untuk mengelola resi gudang melakukan koordinasi dengan Bupati Bener Meriah . menindak lanjuti hal itu hari ini pihaknya meninjua resi gudang tersebut yang sudah lama tidak berfungsi.

“Hari ini kita meninjau kondisi resi gudang tersebut bila nanti ada yang perlu diperbaiki maka akan diperbaiki, selain itu tinggal Bupati yang akan menghubungkan pihak perbankan denagn pihak pengelola,“ ungkap Miharbi.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Bener Meriah Sayutiman mengatakan, jika pemerintah memiliki dana safety atau cadangan misal 20 milar, inilah masanya membeli kopi itu semua .

“Semua barang masyarakat itu dibeli yang terpenting kopi masyarakat yang panen itu tidak merugi," pintanya.

Sayutiman menambahkan, dari perkiraan di Bener Meriah ada sebanyak 4 koperasi yang bergerak di bidang eksportir yang besar untuk itu ia meminta peran serta koperasi-koperasi tersebut membatu para petani.

Menyikapi hal itu Alwin, dalam mengoperasikan resi gudang harus melibatkan uang daerah dengan melibatkan perbankan. "Jadi dalam pertemuan beberapa hari yang lalu di Hotel renggali mereka siap mendanai sebanyak 70 persen," katanya.

Dimana kata Alwin, kopi petani inilah sebagi penjamin 30 persennya juga mengelola resi gudang ini. Untuk itu Pemda Bener Meriah sangat komit untuk mengeluarkan SK pengelolaan resi gudang.

"Harapan kita, dengan difungsikan resi gudang harga itu di tentukan di Bener Meriah ini, serta kita memberikan kepastian kepada petani bahwa tidak ada kepanikan kalau kopi itu tidak di beli. Disamping itu kita juga mengimbau kepada koperasi-koperasi lain turut andil memberikan kontribusi. Jangan hanya datanya aja di ambil dari bener meriah, pas kondisi seperti ini mereka tiarap semua,"kata Alwin.

Sedangkan Direktur Koperasi Pratama Gayo Mandiri Azwin, menyampaikan, pihaknya telah menerima SK penunjukan dari pemerintah daerah Bener Meriah denagn nomor 518/161/SK/2020 tentang penunjukan Keperasi Pratama Gayo Mandiri selaku pengelola Gudang komudity primer dalam penyelengaraan resi gudang yang di tandatangani langsung oleh Bupati Bener Meriah.

“Kita akan berupaya semaksimal mungkin untuk memfungsikan resi gudang itu agar memastikan pasar lokal tetap berjalan dan kopi masyarakat Bener Meriah tetap tertampung akibat penyebaran covid-19," ungkap Azwin.

Menurutnya, dalam waktu dekat ini resi gudang tersebut akan dioperasikan. Saat ini, kaat dia, sedang melakukan perbaikan fasilitas sembari menunggu surat rekomundasi dari Badan pengawas perdangan Komudity ( BAPPEBTI ) Kementerian Perdagangan Republik Indonesia .

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...