Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan Yenni Rosnizar SKM, merasa kecewa dengan kondisi pelayanan di RSUD dr Yulidin Away (RSUD YA) Tapaktuan, menyusul meninggalnya seorang warga yang berprofesi sebagai perawat saat menjalani Operasi melahirkan di RSUDYA, (7/8/2020). “Mungkin karena keterbatasan tenaga medis sehingga penanganan terhadap pasien menjadi tidak efektif, apalagi banyak tenaga medis yang diisolasi akibat Covid-19", Kata Yenni Rosnizar SKM

Ganda Saifullah/Alfat Jawara Media Badminton Super Series

FOTO | ISTIMEWAGanda Saifullah/Alfat Jawara Media Badminton Super Series
A A A

ACEH - Pebulutangkis ganda putra Saifullah (Serambi Indonesia) dan Alfat (KBR 68 H)  berhasil menasbihkan diri sebagai ganda terkuat dalam kejuaraan bulutangkis antar wartawan yang bertajuk "Media Badminton Super Series".

Dalam partai final yang berlangsung di auditorium RRI Banda Aceh, Senin (26/8/2019) malam,  pasangan yang memang menjadi unggulan pertama ini menguburkan impian Jalimin (Serambi Indonesia)  yang berpasangan dengan Ajier (INews TV)  lewat pertarungan duat set dengan skor 21-10 dan 21-12.

Atas kemenangan pasangan Saiful/Alfat ini berhak mendapatkan tropy sekaligus kepala Kambing sebagai hadiah utama yang disediakan Dir Reskrimsus Polda Aceh Kombes Pol T Saladin. Sedangkan Jalimin/Ajier cukup puas dengan mengangkat tropy runner up.

Pertarungan perebutan posisi ketiga yang tak kalah sengit terjadi antara unggulan kedua pasangan Munjir (RRI Banda Aceh)/Syahril (Kompas TV) berhadapan dengan pasangan legendaris Nono Tarigan (acehimage.com)/Saifuddin (acehwow.com).

Dalam pertarungan rubberset tersebut, pasangan Munjir/Syahril harus bekerja keras melawan keuletan ganda Nono/Fudin. Meskipun terpaut usia yang sangat jauh, Nono/Fudin tak mau menyerah begitu saja.

Set pertama yang ditutup 21-16 oleh pasangan Munjir/Syahril, namun dibalas dengan sekor yang 18-21 oleh Nono/fudin. Meski akhirnya,  faktor usia ikut menentukan,  akhirnya pasangan gaek ini harus pasrah dengan skor 21-18. Akhirnya Munjir/Syahril memboyong tropy juara ke 3 dan Nono/Fudin berbangga hati sebagai juara 4.

Koordinator kejuaraan Iranda Novandi mengatakan, kejuaraan ini selain ajang adu gengsi dan prestasi juga sekalugus menjadi ajang unjuk kebolehan dan silaturrahmi antar wartawan yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Kejuaraan ini terselenggara atas kerjasama yang ikhlas semua pihak yang terlibat.

"Meskipun dengan cara meuripee (patungan) kejuaaran ini hisa berjalan sukses. Dan ini merupakan kesuksesan bersama, bukan hanya satu atau dua orang saja, " ujar Iranda.

Ketua Siwo PWI Aceh Imran Joni saat menutup kejuaaran ini menyampaikan pihaknya sangat memberi apresiasi bisa terselenggaranya kejuaraan ini. Sebab, semangat kebersamaan yang terbangun sangat luar biasa.

“Kedepan, kita akan buat Media Badminton Super Series, lanjutan. Tidak hanya berhenti sampai disini," ujar Joni saat menutup kejuaaran yang dihadiri Ketua IJTI Aceh M Moenir Noer serta sejumlah wartawan senior di Aceh seperti Nurdinsyam, Nasir, Pemred KBA.one Azhari Barul, Kepsta Metro TV Nur Safri dan Jubir YARA Alan serta puluhan wartawan dari berbagai media di Aceh.

Sumber:Rilis
Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...