Tak Hanya Otto,

Fredrich Juga Mundur Bela Novanto

FOTO | ANTARAFredrich Yunadi.
A A A
Beliau (Novanto) terima. Enggak ada masalah apa-apa. Kita sama Pak SN (Novanto) juga tidak ada perbedaan pendapat, tetapi ya karena ada sesuatu hal yang kita enggak bisa lakukan,

JAKARTA - Ketua DPR, Setya Novanto ditinggal oleh tim kuasa hukumnya. Tak hanya Otto Hasibuan, Fredrich Yunadi juga mundur sebagai tim pengacara Novanto dalam menghadapi proses hukum perkara dugaan korupsi e-KTP. Fredrich mengaku telah menyampaikan secara langsung kepada Novanto mengenai keputusannya ini.

"Sudah-sudah. Secara lisan kemarin (Kamis, 7/12) sudah beritahukan (kepada Novanto)," kata Fredrich saat dikonfirmasi, Jumat (8/12).

‎Keputusan ini terbilang mengejutkan, mengingat Fredrich cukup lama mendampingi Novanto dalam menghadapi proses hukum kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. Bahkan, Fredrich dikenal vokal membela Novanto hingga tak jarang pernyataan dan tindakannya menimbulkan kontroversi. Apalagi, ketua umum DPP Partai Golkar nonaktif itu bakal menghadapi sidang perdana perkara dugaan korupsi proyek e-KTP dengan agenda pembacaan dakwaan pada Rabu (13/12) atau kurang dari sepekan.

Fredrich enggan mengungkapkan alasannya mundur sebagai tim pembela Novanto. Fredrich mengaku tak ada perbedaan pendapat atau persoalan lain dengan mantan ketua Fraksi Golkar di DPR itu.

Menurut Fredrich, Novanto tak mempersoalkan dan menerima pengunduran dirinya.

"Beliau (Novanto) terima. Enggak ada masalah apa-apa. Kita sama Pak SN (Novanto) juga tidak ada perbedaan pendapat, tetapi ya karena ada sesuatu hal yang kita enggak bisa lakukan," katanya.

Sebelumnya, Novanto ditinggal Otto Hasibuan. Mantan ketua umum Peradi itu telah menyampaikan surat secara resmi pengunduran ‎dirinya kepada Novanto dan penyidik KPK.

Dengan pengunduran diri dua kuasa hukumnya, saat ini Novanto hanya dibela oleh Maqdir Ismail yang baru mendapat kuasa beberapa hari sebelum berkas perkaranya lengkap.

"Untuk kasus yang disidik KPK ditangani Maqdir. Saya dan rekan Otto mengundurkan diri," kata Fredrich.

Untuk itu, Fredrich meminta awak media untuk bertanya seputar kasus e-KTP yang menjerat Novanto kepada Maqdir.

Meski mundur sebagai kuasa hukum Novanto dalam perkara korupsi e-KTP, Fredrich mengaku masih mendampingi Novanto dalam perkara di Bareskrim dan Mahkamah Konstitusi.

"Kalau kasusnya di Bareskrim sama di Mahkamah Konstitusi itu tetap saya jalankan," katanya.

Untuk kasus yang disidik KPK ditangani Maqdir. Saya dan rekan Otto mengundurkan diri,
Kode:47
Sumber:beritasatu.com
Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...