Heboh Bom Surabaya

Foto Cadar Kartika Putri Kembali Ramai

FOTO | ISTIMEWAKartika Putri
A A A

JAKARTA – Dua bulan lalu tepatnya Selasa, 13 Maret 2018, artis Kartika Putri sempat mencurahkan isi hatinya yang merasa diintimidasi oleh pihak bandara lantaran mengenakan cadar. Setelah berdiskusi dengan pihak bandara, masalah itupun terselesaikan. Akan tetapi, kini unggahan Kartika mengenai cadar dan perlakuan intimidasi itu kembali diramaikan oleh warganet.

Melalui penelusuran di akun Instagram Kartika Putri, terlihat jika unggahannya itu kembali ramai dikomentari warganet. Mereka mengaitkan perlakuan yang diterima Kartika dengan tragedi bom di Surabaya, Jawa Timur. Seperti beberapa komentar berikut ini.

“Saya enggak pernah komen di kolom artis selama ini kalau tentang bully dan sebenarnya, tapi kali ini pengen ngomong sama kamu @kartikaputriworld. Saya baca uploadanmu itu sudah lama dan tragedi bom Surabaya mengingatkan saya tentang postinganmu. Anda berhijrah silakan saja mau hardcore silakan saja. Tapi tulislah yang bijak kalo di medsos apalagi anda publik figur sudah lihat kan teroris yang ketangkap dan ngebom menutup diri dari lingkungan dengan pakaian seperti apa,” tulis salah seorang warganet.

Assalamuallaikum warahmatullahi wabarakatuh.. Pengalaman aku hari Ini sangat berharga untuk aku dan mungkin kita semua.. Jadi hari Ini aku dpt kirim an endorse yaitu berupa syari dan niqab.. setelah foto aku buru karena pagi Ini aku harus ke bandara dan pakai taxi online (krn tdk ada yang bisa antar) jadi aku pake deh niqabnya biar nyaman dan aman aja.. smp dibandara aku tetap pake karena nyaman aja tp Sedih dan miris sekali karena sampai dibandara saya masuk di security check (Lolos karena tidak ada bunyi) tp koper saya diperiksa secara random ( FYI: sy selalu bawa koper kecil yang kosong untuk bawa buku saja) lalu sy bertanya knp random cuma sy pdhl koper saya kosong.. saya bilang apa krna saya pakai cadar (masih tenang)dan mereka cuma bilang random aja.. dan saya buka tetapi pandangan mereka sangat tidak “nice”😭 dan tidak sampai disitu.. dipemeriksaan ke dua terjadi hal yang sama bahkan di diperiksa tubuhnya(oleh petugas wanita memang) pdhl sy lolos sensor 😭😭 lagi dan lagi koper dan mereka meminta boarding pass pdhl sudah diperiksa 1x didepan😭😭 yaAllah mengapa aku merasa di “intimidasi” dengan niqab ini.. apa salah nya jika muslimah menggunakan niqab.. demiallah memang lebih nyaman (tdk menjadi pusat perhatian laki laki) dan merasa aman.. tp kenapa disini yang notabennya kebnykan orang muslim tp tdk bisa berlaku adil dan menerima dgn baik kepada muslimah yg menggunakan niqab.. Saya Jadi makin tertantang tuk menggunakan niqab ditempat umum lainnya tuk lbh tau bgmn reaksi sekeliling.. hmm Ingat ya kami muslimah yang menggunakan niqab juga mempunyai hati dan perasaan jd perlalukan lah sbgmn mestinya..🙏🏻🙏🏻 tnp di intimidasi.. 😭😭😭 Masih syock dan sedih😭😭😭 Saya paham akan SOP dan ini bukan pertama sy ke bandara hehe tp jelas perbedaannya.. saya hanya mengutarakan apa yang saya alami agar lebih baik kedepannya.. klo bukan kita siapa lagi yang memperjuangkan hak yang sama sbg warganegara tnp membeda bedakan suku ras dan agama👍 #bacadenganbaikdanbenar #yangsensitiveyangkomenkayanya🙈 #semogakitasemuadapathidayah #toleransi #hakmuslimahdenganniqabnya #bacayangbaikbarukomen

A post shared by Kartika Putri (@kartikaputriworld) on

“Enggak usah baperan makanya. Semua dilakukan semata-mata untuk keamanan. Sudah lihat kan berita kemarin pengebom di gereja dan hari ini bukan hanya laki-laki pelakunya tapi wanita bahkan anak-anakpun ikut,” sahut akun lainnya.

Sementara itu, salah satu warganet juga ikut berkomentar. “Itu bukan intimidasi tapi upaya untuk waspada terhadap teror. Hari ini saja ada 3 serangan bom bunuh diri di Surabaya,” ujar warganet lainnya.

Seperti diketahui, Seperti diketahui, Minggu, 13 Mei 2018 terjadi peledakan bom di tiga gereja di Kota Surabaya. Awalnya, pengeboman terjadi di Gereja Katolik Santa Maria di Jalan Ngagel. Ledakan tersebut disusul oleh pengeboman di GKI Jalan Raya Diponegoro dan di Gereja Pantekosta Jalan Arjuno. Pada malam hari ledakan terjadi di Rusunawa Sidoarjo dan keesokan harinya pengeboman kembali terjadi di Mapolres Surabaya.

Sementara itu, dua bulan lalu, Kartika Putri mengunggah foto dan curhatan di Instagram. Ia merasa diintimidasi oleh pihak bandara lantaran mengenakan cadar. Saat itu Kartika mengaku harus melalui berbagai pemeriksaan yang umumnya tak harus dijalani.

Kode:47
Sumber:okezone.com
Rubrik:Infotainment

Komentar

Loading...