Hasrat masyarakat di wilayah tengah Aceh untuk pemekaran Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) kian masif. Bermacam upaya untuk proses percepatan lahirnya Provinsi ALA terus dilakukan, baik itu dari kalangan pimpinan daerah, tokoh pejuang, aktivis, mahasiswa hingga reje Kampung di wilayah tengah tersebut. Sejumlah pemuda memasang pamplet yang bertuliskan Kantor Bupati Bener Meriah Provinsi ALA yang dipasang persis didepan kantor Bupati Bener Meriah. Kamis ( 24/9/2020).

Forum PRB, Guru Ngaji dan Tenaga Kesehatan Terima 605 Paket Bantuan PLN Aceh

HT ANWAR IBRAHIM.
A A A

BANDA ACEH - Forum Pengurangan Risiko Bencana (Forum PRB) Aceh telah menyelesaikan penyaluran 605 paket bahan pangan dari PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Aceh. Bantuan tersebut diperuntukan guru ngaji, tenaga kesehatan bakti, dan kelompok masyarakat lainnya yang terimbas Covid-19.

Seperti diberitakan sebelumnya, bantuan dari PLN Aceh tersebut disebar untuk sejumlah titik di Kota Banda Aceh, Aceh Besar, dan Nagan Raya.

Khusus untuk Nagan Raya

Bantuan kali ini difokuskan untuk masyarakat Gampong Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, sebanyak 305 paket, termasuk untuk guru ngaji.

Gampong Suak Puntong juga ditetapkan sebagai lokasi launching bantuan PT PLN bekerjasama dengan Forum PRB Aceh yang dilaksanakan Sabtu, 25 Juli 2020.

Acara di Suak Puntong dihadiri langsung oleh GM PLN Aceh, Ir Jefri Rosiadi bersama pejabat di jajarannya, Bupati Nagan Raya diwakili Asisten II Said Azman SH bersama unsur Forkopimda, dan sejumlah kepala dinas terkait.

Ketua Forum PRB Aceh, Nasir Nurdin menginformasikan, pascalaunching di Suak Puntong, pihaknya langsung melanjutkan penyaluran bantuan ke sejumlah titik lainnya di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.

Selain itu, tim Forum PRB Aceh pada Senin, (27/7/2020), menyalurkan bantuan untuk 103 guru ngaji yang bernaung di bawah lembaga BKPRMI/LPPTKA Kota Banda Aceh.

Penyaluran berlangsung di Sekretariat BKPRMI Banda Aceh, Jalan Sulaiman Daud, Gampong Peuniti yang ikut dihadiri Manajer Komunikasi PT PLN UIW Aceh, T Bahrul Halid.

Pada Senin itu juga disalurkan bantuan untuk sejumlah titik di Aceh Besar yaitu 12 guru ngaji perorangan di Kecamatan Lhoong dan Banda Aceh.

Berikutnya, tenaga kesehatan bakti (cluster Lampisang) dari Puskesmas Leupung, Peukan Bada, Lhoknga dan Lampisang sebanyak 26 orang dan Kecamatan Lhoong 24 orang.

Kemudian, Selasa 28 Juli 2020, secara berturut-turut bantuan disalurkan bantuan untuk 51 tenaga kesehatan bakti yang dipusatkan di Puskesmas Ingin Jaya (Lamabro), 59 orang dipusatkan di Puskesmas Indrapuri, 6 orang untuk Puskesmas Jantho, dan 19 orang di Puskesmas Lamteuba.

Merespons masih banyaknya tenaga kesehatan bakti maupun guru ngaji yang belum tercover bantuan kali ini, menurut Nasir pihaknya sudah berusaha mendata secara maksimal dan berharap masih terbuka peluang pada tahap-tahap berikutnya, baik banytuan yang bersumber dari PLN maupun pihak lainnya.

“Kami dari Forum PRB Aceh siap bekerjasama dengan berbagai pihak untuk membantu masyarakat yang terimbas Covid-19 maupun pemberdayaan ekonomi, seperti pedagang kecil yang sangat membutuhkan tambahan modal usaha,” kata Nasir.

Khusus kepada PT PLN UIW Aceh, Nasir juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Forum PRB Aceh dalam penyaluran bantuan untuk guru ngaji, tenaga kesehatan bakti, dan pekerja lepas yang tidak memiliki penghasilan tetap.

“Alhamdulillah, kami telah melaksanakan amanah itu, semoga bantuan yang kita salurkan bermanfaat untuk meringankan beban saudara- saudara kita,” ungkap Ketua Forum PRB Aceh Nasir Nurdin.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...