Meski Digugat Tiga Anaknya,

Fariani Masih Menyimpan Rindu dan Harapan

FOTO | KOMPAS.COMKarena harta warisan, seorang ibu di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Fariani (51), digugat oleh tiga orang anak kandungnya sendiri. Ketiga anaknya menuntut harta warisan berupa beberapa bidang hektar tanah sekitar Rp 15 miliar dan rumah milik Fariani dan almarhum suaminya, Ipda Purnawirawan Matta.
A A A
Terpukul sekali rasanya ketika anak-anak pergi meninggal rumah. Sangat terpukul dan kaget begitu menerima panggilan dari Pengadilan Agama tentang harta gono-gini,

BAUBAU – Fariani (51), seorang ibu yang digugat oleh ketiga anaknya di Kota Baubau Sulawesi Tenggara, tetap menahan kerinduan terhadap anak-anaknya, AS (32), NS (30) dan PW (22).

Dia digugat ketiga anak kandungnya terkait warisan, setelah berupaya menjual beberapa hektar lahan senilai Rp 10 miliar peninggalan suaminya, Ipda Purnawirawan Matta.

"Ya rindulah. Selama almarhum tidak ada, mereka tumpuan harapan saya. Hanya anak-anak yang bisa menjaga saya dan yang bisa membagi perasaan," kata Fariani, Sabtu (15/4/2017).

Sudah lima bulan lamanya Fariani sudah tidak berkomunikasi dengan ketiga anaknya, menantu, juga cucunya. Terakhir ia bertemu dengan ketiga anaknya pada Desember 2016 lalu.

Saat ini Fariani hanya hidup berdua dengan anaknya yang bungsu, yang masih berusia 11 tahun, di rumahnya yang berada di Kelurahan Lipu, Kecamatan Betoambari.

Beberapa bingkai foto keluarga masih terpajang di dinding rumahnya. Foto empat anaknya masih tersimpan dengan rapi.

Fariani hanya melihat foto ketiga anaknya dalam album foto keluarganya yang berada di atas meja ruang tamunya.

"Terpukul sekali rasanya ketika anak-anak pergi meninggal rumah. Sangat terpukul dan kaget begitu menerima panggilan dari Pengadilan Agama tentang harta gono-gini," ucap Fariani.

Ketiga anaknya menuntut harta warisan berupa beberapa bidang tanah senilai sekitar Rp 15 miliar dan rumah milik Fariani dan almarhum suaminya, Ipda Purnawirawan Matta.

Ia hanya bisa berharap agar ketiga anaknya kembali sadar dan kembali kepada pangkuannya sebagai seorang ibu.

Kode:47
Sumber:kompas.com
Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...