Cara Jepang,

Evakuasi 60.000 Warganya dari Korsel jika Perang Pecah

FOTO | REUTERSKapal induk Amerik Serikat, USS Carl Vinson, saat berada di pelabuhan Busan, Korsel. Pelabuhan ini dilirik Jepang sebagai jalur evakuasi jika perang pecah.
A A A

TOKYO - Jepang sedang mencari cara untuk mengevakuasi sekitar 60.000 warganya dari Korea Selatan (Korsel) jika perang yang melibatkan Korea Utara (Korut) pecah. Skenario evakuasi oleh Jepang kemungkinan akan melalui jalur laut karena bandara Korsel dipastikan ditutup saat krisis terjadi.

Kapal-kapal militer Tokyo dan Washington akan menjadi transportasi utama dalam skenario evakuasi tersebut.

Krisis di Semenanjung Korea dipicu ambisi program senjata nuklir Korea Utara dengan dalih sebagai senjata pertahanan diri dari invasi AS. Ambisi rezim Kim Jong-un itu telah direspons Dewan Keamanan PBB dengan rentetan sanksi. Namun, krisis Pyongyang dalam beberapa pekan terakhir telah mereda.

Surat kabar Jepang, Yomiuri yang mengutip sumber pemerintah melaporkan bahwa pemerintah Jepang sedang bekerja pada skenario krisis yang mengharuskan bandara Korea Selatan ditutup. Tokyo akhirnya melirik rencana evakuasi melalui kota pelabuhan Busan selatan.

Jika konflik benar-benar pecah, kapal militer Jepang dan AS akan membawa puluhan ribu warga Jepang dan AS dari Busan ke Pulau Tsushima, Jepang. Jarak kedua wilayah sekitar 50 km.

Setelah tiba di Pulau Tsushima, puluhan ribu warga itu akan diangkut ke Pulau Kyushu paling selatan.

Pejabat pemerintah telah mengunjungi Pulau Tsushima untuk memeriksa hotel dan fasilitas penginapan potensial lainnya. Persediaan makanan dan air juga diperiksa.

Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga mengatakan pada sebuah konferensi pers pada hari Selasa (16/1/2018), bahwa pemerintah selalu mempertimbangkan berbagai skenario dan membuat rencana untuk keamanan warganya. Suga namun menolak memberikan rincian skenario evakuasi itu dengan dengan alasan keamanan.

”Ini adalah tugas yang benar-benar alami sebagai sebuah negara untuk menggunakan segala cara yang ada demi perlindungan dan evakuasi warga negara kita jika mereka menghadapi bahaya di luar negeri,” kata Suga, seperti dikutip Reuters.

Ini adalah tugas yang benar-benar alami sebagai sebuah negara untuk menggunakan segala cara yang ada demi perlindungan dan evakuasi warga negara kita jika mereka menghadapi bahaya di luar negeri,
Kode:47
Sumber:sindonews.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...