Empat Lokasi Terbaik Melihat Gunung Fuji di Yamanashi

.
A A A

KOFU - Tak hanya dikagumi orang Jepang saja, Gunung Fuji juga magnet untuk menarik wisatawan mancanegara.

Gunung setinggi 3.776 mdpl itu seperti tak kenal musim. Apa pun musimnya, Gunung Fuji tetap indah untuk dinikmati pelancong mancanegara.

Jepang mengenal empat musim, yakni musim semi (Maret-Mei), musim (Juni-Agustus), musim gugur (September-November), dan musim dingin (Desember-Februari).

Untuk melihat keindahan Gunung Fuji, KompasTravel ketika diundang Tokyo Rail Days bersama empat travel agent pada awal Desember 2016 berkesempatan merasakan langsung pesona Gunung Fuji dari empat lokasi di Prefektur Yamanashi. Berikut keempat lokasi tersebut.

1. Pagoda Chureito
Paling baik melihat Gunung Fuji adalah pada pagi hari. "Karena langit lagi bersih, belum ada awan," kata Nomoto Takayuki, Managing Director SMI Travel Indonesia kepada KompasTravel.

Tiba di Pagoda Chureito, siap-siap untuk melihat Fuji. Wisatawan butuh berjalan kaki menaiki bukit yang letaknya di belakang pagoda berwarna merah itu.

Di bawah pohon cemara, Gunung Fuji akan terlihat indah dengan latar belakang Pagoda Chureito. Rasakan segarnya udara pagi sambil memandang Fuji yang dengan gagahnya memamerkan kemegahannya.

Apalagi ketika musim dingin, sebagian puncak Gunung Fuji dilapisi salju. Begitu indahnya latar belakang langit yang biru, sementara di tengah-tengahnya menjulang seakan-seakan menggapai langit, Gunung Fuji yang dianggap keramat di Jepang.

Belum lagi ketika bunga sakura bermekaran di halaman pagoda ini, dipastikan akan semakin menambah takjub wisatawan betapa cantiknya Fuji. Pantas wisatawan dibuat kagum.

2. Danau Kawaguchiko
Danau Kawaguchiko merupakan salah satu dari 5 danau di Gunung Fuji. Kawaguchiko merupakan danau terbesar kedua di antara 5 danau yang mengelilingi Fuji.

Ingin melihat Fuji, cobalah menggunakan menuju ke tengah danau menggunakan kapal Ensoleille.

Inilah kapal yang akan membawa wisatawan mengelilingi danau. Tarif tiket kapal sebesar 930 yen untuk dewasa dan 470 yen untuk anak-anak.

Sayang, saat KompasTravel berada di kapal dan berlayar di tengah danau, Gunung Fuji tertutup awan. Kalau cuaca cerah dipastikan Fuji akan terlihat anggun.

Jika tak tertutup awan, dari Danau Kawaguchiko, wisatawan akan mendapatkan kenangan yang tak akan terlupakan menyaksikan Fuji di tengah danau.

3. Puncak Tenjo
Cara lain menikmati Gunung Fuji adalah dengan menuju puncak Tenjo. Untuk menuju lokasi dengan ketinggian 1.075 meter mdpl, wisatawan memerlukan Kachi Kachi Yama Ropeway atau kereta gantung.

Tarif kereta gantung 800 yen untuk pulang-pergi dan 400 yen sekali jalan.

Keberadaan kereta gantung ini sangat membantu wisatawan yang tak kuat mendaki bukit.

Butuh waktu sekitar 5 menit dari stasiun Kohan (di bawah) menuju stasiun Fujimidai di puncak Tenjo. Ketika kereta gantung menuju puncak akan terlihat Danau Kawaguchiko di bawah sana.

Sampai di puncak Tenjo, jika Anda berada di sini pada pagi hari, nikmatilah sepuas-puasnya menatap Fuji. Cuaca cerah pada pagi hari bisa terpuaskan melihat gunung setinggi 3.776 mdpl ini.

Ada beberapa spot menarik di sini. Wisatawan biasanya mengambil foto dekat patung kelinci dengan latar belakang Gunung Fuji.

Ada pula wisatawan yang berfoto di bell of tenjo yakni lonceng berbentuk hati. Sangat disukai wisatawan untuk berfoto ria di depan lonceng ini.

4. Taman Oishi
Taman Oishi terletak tak jauh dari Danau Kawaguchiko. Dari taman ini wisatawan bisa menyaksikan indahnya Gunung Fuji dan Danau Kawaguchiko secara bersamaan. Luar biasa bukan?

Yang membuat wisatawan terkesan dengan Taman Oishi salah satunya adalah hamparan bunga lavender yang bermekaran khususnya bulan Juni dan Juli.

Ini yang menjadi alasan mengapa wisatawan justru memadati kawasan wisata ini pada bulan-bulan tersebut.

Carilah momen terbaik mengambil foto di tengah-tengah taman, berlatar belakang danau dan di kejauhan sana menjulang Gunung Fuji. Sayang, saat KompasTravel ke sana, awan masih menutupi Fuji.

Sumber:kompas.com
Rubrik:Travel

Komentar

Loading...