Mbappe Tumpul,

Emery Tetap Memuji

FOTO | AFPPemain Paris Saint Germain (PSG), Kylian Mbappe saat beraksi melawan bekas timnya AS Monaco, Minggu, 26 November 2017.
A A A
Tim kami menghasilkan banyak serangan namun harus memperbaiki penyelesaian akhir. Jika kemenangan ini masuk akal maka kami akan menang dengan selisih gol lebih besar. Kami juga berusaha tak kebobolan melawan tim yang banyak mencetak gol,

MONACO - Pelatih Paris Saint-Germain Unai Emery tetap memuji Kylian Mbappe meski beberapa kali menyia-nyiakan peluang melawan bekas klubnya Monaco pada pertandingan Minggu (26/11) atau Senin dini hari WIB.

Dalam pertandingan di Stadion Louis II ini, Mbappe beberapa kali tak mampu menyelesaikan dengan baik peluang yang dimilikinya. Beruntung, PSG mampu memetik kemenangan 2-1 atas juara bertahan.

Ini untuk pertama kalinya Mbappe kembali ke bekas markasnya setelah resmi digaet PSG musim panas lalu. Pada musim 2016/17, Mbappe menyumbang 26 gol di semua kompetisi untuk Monaco.

Namun dalam pertandingan pekan ke-14 itu, Mbappe setidaknya gagal memanfaatkan empat peluang. PSG akhirnya meraih poin maksimal melalui gol-gol Edinson Cavani dan gol dari titik penalti yang dicetak Neymar.

Mbappe terlihat kesulitan menjebol gawang lawan. Dia setidaknya mendapat empat peluang namun tak satau pun membuahkan gol. Namun Emery mengaku puas dengan performa pemain berusia 18 tahun ini dalam laga emosional melawan eks klubnya.

“Bagi saya Mbappe sudah tampil hebat,” ujar Emery. "Hal paling penting adalah memanfaatkan peluang. Namun benar jika dia mencetak gol maka lagi ini bakal sempurna bagi dia,” papar Emery yang menangani PSG sejak musim lalu.

“Apa yang dialaminya (kembali ke kandang bekas klub) sangat penting bagi mentalnya. Lain kali dia pasti lebih tenang,” ungkap pelatih yang membawa Sevilla menyabet tiga trofi Liga Europa ini.

Emery juga sempat membahas perseteruan Neymar dan Cavani dalam mengambil penalti sudah usai. Pemain asal Brasil dan Uruguay itu sempat bertengkar soal siapa yang berhak mengambil penalti saat menang 2-0 atas Lyon, 18 Semptember lalu. Kini Emery sudah memastikan Neymar sebagai algojo penalti pertama timnya dan Cavani menerima.

Neymar pun melaksanakan tugasnya dengan sempurna dan mencetak gol kemenangan timnya. “Ini hal yang normal. Pertama, para pemain harus menghormati keputusan pelatih. Lalu mereka bisa saling memahami di lapangan. Kami tahu pemain yang mampu mencetak gol dari penalti. Neymar mampu melakukannya,” kata Emery.

“Kami senang atas tiga poin ini. Kami menang di liga. Ini bagus,” paparnya.

“Tim kami menghasilkan banyak serangan namun harus memperbaiki penyelesaian akhir. Jika kemenangan ini masuk akal maka kami akan menang dengan selisih gol lebih besar. Kami juga berusaha tak kebobolan melawan tim yang banyak mencetak gol,” katanya.

“Kami tidak berhasil namun kami telah tunjukkan bahwa kami lebih kuat musim ini,” kata Emery.

Apa yang dialaminya (kembali ke kandang bekas klub) sangat penting bagi mentalnya. Lain kali dia pasti lebih tenang,
Kode:47
Sumber:beritasatu.com
Rubrik:Sport

Komentar

Loading...