Sembilan warga Aceh Selatan dilaporkan positif COVID-19 setelah dilakukan uji swab yang dikirim dari Balitbangkes Aceh ke Jakarta. Direktur RSDYA dr Erizaldi MKes SpOg menyampaikan sembilan warga Aceh Selatan yang positif terdiri S (46), l (45),N (46), G (12), A (35), D (25), T (42), M (5), R (24) "Swab secara mandiri yang dilakukan RSUDYA lalu simpelnya dikirim litbankes Aceh, berhubung alat itu sekali pakai sudah habis lalu dikirim ke jakarta hasilnya positif covid 19, ”kata Direktur dr Erizaldi, Minggu (9/8/2020).

Kasus Enzo

Eks HTI Minta Publik Setop Polemik Bendera Tauhid

FOTO | CNN INDONESIAEks juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ismail Yusanto
A A A

JAKARTA- Mantan Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ismail Yusanto meminta publik berhenti mempersoalkan bendera tauhid yang dikibarkan Enzo Zenz Allie, taruna Akademi Militer berdarah Prancis-Sunda.

Ismail menegaskan, spekulasi mengenai Enzo semestinya tuntas dengan pernyataan KSAD Jenderal Andika Perkasa yang memutuskan mempertahankan Enzo sebagai taruna di Akmil Magelang.

"Pernyataan KSAD sudah clear, bahwa dia layak menjadi calon TNI," kata Ismail saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (14/8).

Ismail juga kembali menegaskan bahwa sosok Enzo sama sekali tidak terkait HTI. Para pengurus dan anggota eks HTI, kata Ismail, tidak ada yang mengenal sosok Enzo.

"HTI sama sekali tidak mengenal Enzo," ujar Ismail menegaskan.

Namun demikian, Ismail meminta pemerintah turut meluruskan polemik yang terlanjur berkembang di publik. Pemerintah, kata Ismail, mesti memberi penegasan bahwa tak ada masalah ketika seseorang mengibarkan bendera tauhid.

Ismail menyebut suasana yang keruh di publik juga karena tak ada sikap tegas dari pemerintah. Menurutnya, pemerintah perlu menjernihkan bahwa simbol-simbol agama, termasuk bendera tauhid, bukan perkara yang dilarang.

"Pemerintah mesti mengatakan kepada masyarakat, jangan persoalkan bendera tauhid, jangan persoalkan siapa yang mengibarkan bendera tauhid," kata Ismail.

Sebelumnya, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa memastikan Enzo Zenz Allie tetap dipertahankan sebagai taruna di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Andika menegaskan, berdasarkan analisis moderasi bernegara, kata Andika, Enzo mendapat nilai 84 persen.

"Atau nilainya 5,9 dari nilai maksimum 7. Oleh karena itu kami memutuskan tetap mempertahankan Enzo dan seluruh taruna yang kami terima," kata Andika Perkasa di Mabes AD, Jakarta Pusat, Selasa (13/8).

Seperti diberitakan sebelumnya, taruna Akmil, Enzo Zenz Allie jadi sorotan. Remaja berdarah Prancis itu disebut-sebut sebagai simpatisan organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Sosoknya viral karena melalui akun media sosial, terpampang foto Enzo sedang memegang bendera bertuliskan kalimat tauhid. Bendera itu identik dengan HTI yang sudah dibubarkan oleh pemerintah dua tahun lalu. Enzo bersama ibunya disebut-sebut simpatisan HTI dan pendukung khilafah.

Sumber:CNN Indonesia
Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...