Sebut Kritikus “Orang Gila”,

Duterte Sumpah Habisi Raja Narkoba Terakhir

FOTO | EPAPresiden Filipina Rodrigo Duterte
A A A

MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte meledek para anggota parlemen Eropa yang mengkritik perang melawan narkoba di Filipina dengan sebutan “orang gila”. Duterte bersumpah semua gembong narkoba hingga raja narkoba yang terakhir tewas.

Komentar Duterte ini muncul setelah Parlemen Eropa mengeluarkan resolusi pada pekan lalu yang mengutuk tingginya jumlah pembunuhan di luar hukum dalam perang melawan narkoba di Filipina.

”Saya tidak mendapatkan orang gila ini. Mengapa Anda mencoba untuk memaksakan pada kami? Mengapa Anda tidak keberatan pada bisnis Anda sendiri,” kata Duterte, terkenal dengan umpatan kasar terhadap para pengkritiknya.

“Mengapa Anda harus f**k dengan kami, sialan,” lanjut Duterte, seperti dikutip AFP, Senin (20/3/2017).

Duterte, yang mulai menjabat sebagai presiden Filipina pada pertengahan tahun lalu, telah mengawasi perang melawan narkoba yang diluncurkan oleh Kepolisian Filipina.

Polisi Filipina telah melaporkan, lebih dari 2.500 orang telah tewas selama perang melawan narkoba berlangsung. Tapi, kelompok-kelompok HAM mengatakan telah ada lebih dari 5.000 kasus kematian lainnya yang terkait dengan perang melawan narkoba.

Amnesty International dan Human Rights Watch telah memperingatkan Duterte soal dugaan melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan, di mana polisi Filipina diduga menjalankan squad maut secara anonim dalam perang tersebut.

Dalam pidato hari Minggu malam, Duterte memperingatkan bahwa perang melawan narkoba akan jalan terus dan lebih banyak orang akan terbunuh. ”Lebih banyak orang akan tewas. Saya bilang saya tidak akan berhenti. Saya akan terus sampai raja obat bius (narkoba) terakhir di Filipina tewas,” ujar Duterte.

Kode:47
Sumber:sindonews.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...