Menteri Agama RI Jenderal (Purn) Fachrul Razi melantik Dr H Iqbal SAg MAg sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Jumat, (10/7/2020). Iqbal sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Barat Daya. Pria yang juga pernah menjabat Kepala Kantor Kemenag Aceh Selatan itu lahir di Pidie, 31 Desember 1970.

Nova Iriansyah

Dukung PT Trans Continent Investasi di Aceh

FOTO | AK JAILANIPlt Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah, MT
A A A

Dengan dimulainya Pembangunan PLB berkapasitas besar, ini merupakan langkah awal bagi peningkatan fasilitas di kawasan KIA

Ir. H. Nova Iriansyah, M.T Plt Gubernur Aceh

ACEH BESAR - Perusahaan Pembangunan Aceh (PEMA) baru setahun usianya, namun sudah menunjukkan taringnya. Melalui tangan dingin, Ir Zubir Sahim selaku Direktur Utama PT PEMA berhasil mendatangkan investor kelas internasional yakni PT Trans Continent ke Aceh.

Tak tanggung-tanggung Ir Zubir Sahim mampu melobby dan meyakinkan perusahaan yang kemudian PT Trans Continent sudi menginvestasikan dananya di Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong Aceh Besar mencapai Rp20 milyar.

//www.instagram.com/embed.js

Bahkan Zubir Sahim bertekad akan memanfaatkan pusat logistik Ladong untuk menunjukkan betapa besarnya perhatian Pemerintah Provinsi Aceh dan PEMA untuk mendukung pengembangan iklim usaha di Aceh ini.

Selepas itu, pada saat Ground Breaking Pembangunan Pusat Logistik Berikat di Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu, 30 Agustus 2019. Plt Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT, mengatakan, kehadiran perusahaan besar seperti PT Trans Continent, sebuah perusahaan transportasi logistik Nasional patut diapresiasi dan diberi dukungan.

Apalagi kehadiran perusahaan tersebut juga akan menumbuhkan energi baru bagi perusahaan lain untuk ikut berinvestasi membangun Pusat Logistik Berikat (PLB) di Kawasan Industeri Aceh.

"Dengan dimulainya Pembangunan PLB berkapasitas besar, ini merupakan langkah awal bagi peningkatan fasilitas di kawasan KIA," katanya.

//www.instagram.com/embed.js

Untuk itu, Plt Gubernur Aceh mengajak semua pihak untuk mendukung pembangunan PLB, sehingga proyek ini cepat selesai dan dapat dimanfaatkan sesegera mungkin.

Kebijakan dan dukungan pemerintah daerah tidak hanya berdampak besar bagi peluang investasi, tapi juga mampu mengubah orientasi dalam berinvestasi, dari yang berorientasi pada keunggulan biaya rendah (comparative advantage), beralih menjadi investasi yang berorientasi kepada efisiensi dan produktifitas (competitive advantage).

Bahkan katanya lagi, kawasan industri tersebut nantinya di jadikan sebagai smart industry Area dengan branding competitive, halal, smart and green industrial park.

Melalui Founder & CEO Trans Continent, Ismail Rasyid, Gubernur Aceh meminta agar para investor tidak perlu ragu masuk ke Aceh, Pemerintah Aceh telah menyediakan kawasan industri strategis, di bangun di atas lahan yang luas, dekat dengan pintu ekspor, dilengkapi infrastruktur dan teknologi yang memadai, serta tersedianya layanan publik yang prima.

Sebagai kawasan yang sangat strategis pemerintah dan para pengusaha Aceh tentunya layak mengambil peluang untuk menarik investor lain guna mengembangkan usahanya di Aceh.

"Jadi untuk semua persyaratan, kita telah putuskan salah satu kawasan industri yang terlengkap di wilayah Aceh berlokasi di Ladong, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar ini," ungkapnya.

Apalagi dengan pencitraan kawasan industri Aceh itu kata Nova, diharapkan investor tertarik mengembangkan usahanya di kawasan ini, sekaligus dapat meningkatkan pasarnya melalui jalur ekspor yang tersedia.

Lihat postingan ini di Instagram

CEO PT Trans Continent Ismail Rasyid.

Sebuah kiriman dibagikan oleh acehimage.com (@acehimagecom) pada

//www.instagram.com/embed.js

Dengan adanya pusat logistik ini, perusahaan manufaktur di dalam negeri tidak perlu lagi impor bahan baku, barang modal, atau bahan penolong, karena semua tersedia di Ladong ini.

Yang menariknya lagi, di pusat logistik ini tidak ada pembatasan supply barang.

Dengan kapasitasnya yang besar, berbagai jenis barang bisa disimpan di sini dengan masa simpan bisa mencapai tiga tahun atau lebih.

Begitu juga untuk komoditi ekspor, ruang penyimpanannya cukup besar, sehingga eksportir tidak perlu tergesa-gesa mengirim barang.

 

Dengan semua peran itu, dapat dipastikan bahwa kehadiran Pusat Logistik ini akan sangat penting untuk mendukung pergerakan ekonomi di daerah kita.

Untuk itu, saya meminta PT Pembangunan Aceh (PEMA) selaku perpanjangan tangan Pemerintah Aceh yang menaungi kegiatan investasi di kawasan industri ini agar bersinergi dengan PT Trans Continent guna memperlancar pembangunan pusat logistik berikat ini.

Di harapan kepada PT Trans Continent dapat mensokong Pusat Logistik ini agar mampu menempatkan Aceh sebagai destinasi investasi utama di wilayah Indonesia bagian barat.

Penulis:HT Anwar Ibrahim
Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...