Dua Calon Walikota Langsa Bersaing Ketat

FOTO | ILUSTRASIIlustrasi
A A A

LANGSA - Manager Program Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komunitas Rumoh Aceh, Sukma MT di Langsa, Senin, menuturkan, dua pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Langsa diprediksi bersaing ketat pada Pilkada serentak 2017.

"Dari lima pasangan calon yang ada, dua diantaranya paling dominan memiliki kans terpilih pada Pilkada 2017," sebutnya.

Pihaknya, kata Sukma, terus mengamati perjalanan Pilkada 2017 di Kota Langsa. Untuk sementara jelang 23 hari lagi tanggal pencoblosan, pasangan incumbent nomor urut 4, Usman Abdullah-Marzuki Hamid masih teratas.

Disusul, pasangan calon nomor urut 2, Hj Yuniar-Heldiansyah. Kemudian, nomor urut 3, Fazlun Hasan-Syahyuzar. Sedangkan, pasangan nomor urut 1, H Asy'ari-TM Nurdin berada di urutan keempat dan terakhir pasangan Syaifuddin H Amin-Khairul.

"Bersaing ketat, calon petahana Usman Abdullah-Marzuki Hamid dan Hj Yuniar-Heldiansyah, dibayangi Fazlun Hasan-Syahyuzar," urai aktivis muda ini.

Menurutnya, Usman Abdullah-Marzuki Hamid merupakan Walikota dan Wakil Walikota Langsa nonaktif hasil Pilkada 2012. Karenanya, sangat wajar bila Paslon dimaksud mendapat dukungan besar dari masyarakat.

Pasalnya, keduanya telah berhasil melakukan pembenahan sejumlah kebijakan pemerintah daerah. Paling menonjol adalah soal kebersihan, pertamanan, pelayanan di RSUD Langsa dan bantuan kewirausahaan bagi masyarakat.

Walau bantuan usaha belum begitu optimal, lanjutnya, akan tetapi melalui dukungan penuh Fraksi Partai Aceh dan Gerindra yang berada di DPRK Langsa, pasangan ini diyakini bisa mewujudkan harapan masyarakat untuk meningkatkan perekonomian warga miskin.

Selain itu, selama kepemimpinan keduanya, program pembangunan telah dirasakan masyarakat seperti pengaspalan jalan-jalan desa dan paling populer adalah Kota Langsa mendapat piala Adipura untuk pertama sekali di tahun 2016.

Sementara, pasangan Hj Yuniar-Heldiansyah juga diharapkan bisa membawa perbaikan dan kesejahteraan rakyat di masa mendatang. Ini terlihat dari tingginya dukungan masyarakat kepada pasangan calon nomor urut 2 ini.

Sosok Hj Yuniar yang telah malang-melintang dalam kurun waktu 20 tahun sebagai wakil rakyat dipercaya paham betul akan kebutuhan masyarakat Kota Langsa saat ini.

"Kedua pasangan ini punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jika incumbent sukses membawa Langsa mendapat piala Adipura. Ibu Yuniar adalah tokoh politik perempuan yang pernah menjabat wakil ketua DPRK Langsa dan anggota DPR Aceh dua periode sehingga dianggap mumpuni dalam hal pembangunan keumatan," papar Sukma.

Namun, Sukma mengatakan, pasangan nomor urut 3, Fazlun Hasan-Syahyuzar juga layak diperhitungkan. Sejak awal berlangsung tahapan Pilkada, pasangan ini sempat berada di urutan kedua di bawah perolehan hasil poling incumbent.

Tapi kemudian menurun hingga posisi ketiga. Sejak awal Januari, pasangan ini mulai bergeliat kembali membayangi kedua Paslon di atasnya.

"Fazlun Hasan dan Syahyuzar yang diusung Partai Hanura, Demokrat dan PDIP jangan dianggap lemah karena mereka ini sebanarnya kuda hitam," ulas Sukma.

Pun demikian, semua hasil akhir Pilkada 2017, tergantung pilihan masyarakat. Siapapun yang terpilih adalah yang terbaik diantara pasangan calon yang ada.

"Rakyat sebagai penentu siapa yang diharapkan memimpin Kota Langsa lima tahun mendatang. Semoga yang terbaik dan membawa kesejahteraan bagi semua tanpa ada pengkotak-kotakan kelompok tertentu," tandas Sukma.

Sumber:ANTARA
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...