Rapat Paripurna,

DPR Sahkan Penambahan Pimpinan DPR MPR

FOTO | ANTARAetua DPR Bambang Soesatyo (kedua kiri) bergandeng tangan dengan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan (kiri), Agus Hermanto (kedua kanan) dan Fahri Hamzah seusai pelantikan Ketua DPR yang baru dalam Rapat Paripurna DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 15 Januari 2018.
A A A

JAKARTA - Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengesahkan revisi Undang-undang (UU) nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3). Dengan demikian, kursi pimpinan DPR akan ditambah satu, dan pimpinan MPR ditambah tiga kursi.

Satu kursi untuk pimpinan DPR akan diisi oleh Fraksi PDI Perjuangan, sementara tiga kursi pimpinan MPR akan diisi fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Gerindra, dan Fraksi PKB.

Rapat paripurna DPR itu dilaksanakan pada Senin (12/2) sore, dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

Dari 10 fraksi yang ada, sempat ada penolakan dari Fraksi Nasdem dan Fraksi PPP. Bahkan para anggota dewan dari kedua fraksi itu sempat walkout. Untuk diketahui, kedua fraksi itu memang tidak mendapat perubahan jatah apapun dari revisi UU MD3 itu.

Meski demikian, aksi walkout kedua fraksi tidak membuat paripurna menunda pengesahan. Fadli Zon tetap melanjutkan proses pengesahan.

"Apakah disetujui menjadi undang-undang?" tanya Fadli Zon yang dijawab serempak dengan kata 'setuju' dari para peserta sidang yang ada.

Setelah itu, Fadli mengetuk palu sidang tanda persetujuan sudah disahkan.

Kode:47
Sumber:beritasatu.com
Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...