Aksi unjuk rasa yang yang dilakukan oleh Petani Kopi Menangis (PKM) di depan gedung DPRK Bener Meriah terjadi saling dorong dengan petugas keamanan. Satpol PP dan Personel Polres Bener Meriah menjadi benteng terdepan untuk menahan para pendomo untuk menerobos gedung DPRK Bener Meriah. Senin (19/10/2020)

DP3AP2KB Sosialisai Program Bangga Kencana ke Penyuluh

ISTIMEWA Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Banda Aceh melakukan sosialisasi program Bangga Kencana kepada Penyuluh KB
A A A

BANDA ACEH — Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Banda Aceh melakukan sosialisasi program Bangga Kencana kepada Penyuluh KB dari Kecamatan Syiah Kuala di Balai Penyuluh KB, Desa Pango, Kecamatan Ulee Kareng, Jumat (28/8/20).

Kepala DP3AP2KB Cut Azharida SH mengatakan, kegiatan sosialisasi program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana ini berlangsung sejak Selasa 18 Agustus lalu.

“Karena pandemi Covid-19, jadi kita membatasi jumlah peserta, perhari hanya dua kecamatan, pagi dan siang,” katanya.

Terkait program Bangga Kencana ia menjelaskan, keluarga menjadi entry point dalam intervensi program yang dilaksanakan BKKBN dan/atau SKPD Pengelola Program KB di daerah.

Program ini diarahkan, bagaimana keluarga mempunyai rencana berkeluarga, punya anak, pendidikan dan sebagainya sehingga akan terbentuk keluarga-keluarga berkualitas.

“Ada perubahan strategi penggarapan program. Dulu difokuskan pada masalah kependudukan dan Keluarga Berencana (KB), sekarang lebih fokus pada pembangunan keluarga,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Julianti SSos menyebutkan, selain mensosialisasikan program ini pihaknya juga memberikan pemahaman dalam melaksanakan protokol kesehatan pada setiap kegiatan penyuluh.

“Kita juga menyampaikan kepada mereka terkait pelaksanaan protokol kesehatan pada setiap kegiatan yang dilakukan oleh penyuluh terkait dengan program Bangga Kencana,” jelasnya.

Hal ini dilakukan lantaran ada beberapa dari penyuluh mengaku selama ini mereka kewalahan dalam menjalankan tugasnya sebagai penyuluh karena ada beberapa warga yang enggan membuka pintu.

“Kalau saat masa pandemi ini kendala kami tidak bisa door to door karena ada beberapa masyarakat yang tidak membuka pintu ketika kami ke rumah,” ungkap Sari Mawarni selaku penyuluh dari Gampong Pineung.

Kendati demikian, DP3AP2KB berharap kepada setiap penyuluh dapat melakukan tugas yang sudah diberikan meski di tengah masa pandemi ini.

“Pembantu Keluarga Berencana (PKB) dan Sub Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) yang bertugas di desa tetap melaksanakan tugas yang dibebankan kepada mereka meskipun dalam keadaan covid-19 saat ini,” harap Cut Azharida.

Rubrik:BANDA ACEH

Komentar

Loading...