Wanda Hamidah,

Dorong Sertifikasi Profesi Artis

FOTO | ISTIMEWAWanda Hamidah
A A A

Bayangkan, kalau artis yang muda-muda ini dipanggil Hollywood atau industri film internasional. Pasti yang akan ditanyakan adalah sertifikasinya mana? Sudah pernah membuat apa saja? Kalau tidak punya, pasti akan dipandang sebelah mata. Jadi, itu pun akan merepotkan juga jadinya. Kita ingin membantu mereka,

Wanda Hamidah Artis

JAKARTA - Selain lihai berakting, Wanda Hamidah (40), juga aktif dalam mengikuti sejumlah organisasi. Kali ini, dirinya tengah konsen dalam organisasi Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi 56).

"Kita ingin menjadi wadah bagi aktris dan aktor Indonesia untuk bersatu, tidak hanya kumpul-kumpul tanpa hasil. Organisasi ini penting, untuk menjalin tali silahturahmi antar artis, agar setiap generasi bisa saling mengenal dan belajar," kata Wanda saat ditemui Suara Pembaruan dalam perayaan ulang tahun Parfi 56, di kawasan Cikini, Senin (30/10).

Wanita yang menempuh pendidikan S2 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) ini menambahkan, Parfi 56 aktif memperjuangkan hak-hak untuk masa depan artis di Indonesia. Salah satunya, mendorong sertifikasi profesi untuk kalangan aktor dan aktris. Sertifikasi ini dinilai sangat penting, terutama bagi artis muda yang ingin mengembangkan sayapnya di negeri orang.

"Kami bersama beberapa rekan artis lainnya, tidak pernah lelah setiap hari rapat untuk membicarakan sertifikasi ini. Selain itu, kami juga bertemu dengan Kemnaker, Kempora, Kemdikbud. Bahkan, kami juga ke luar negeri untuk berdiskusi dengan salah satu industri film besar disana. Tujuannya, untuk mengetahui standar seperti apa yang diperlukan," kata pemeran film Cahaya dari Timur ini.

Wanita berambut pendek ini berpendapat, karya film yang baik itu tidak hanya bergantung pada produser, sutradara, ataupun naskah semata. Menurutnya, harus ada kualitas akting yang baik didalamnya.

"Bayangkan, kalau artis yang muda-muda ini dipanggil Hollywood atau industri film internasional. Pasti yang akan ditanyakan adalah sertifikasinya mana? Sudah pernah membuat apa saja? Kalau tidak punya, pasti akan dipandang sebelah mata. Jadi, itu pun akan merepotkan juga jadinya. Kita ingin membantu mereka," tambahnya.

Kami bersama beberapa rekan artis lainnya, tidak pernah lelah setiap hari rapat untuk membicarakan sertifikasi ini. Selain itu, kami juga bertemu dengan Kemnaker, Kempora, Kemdikbud. Bahkan, kami juga ke luar negeri untuk berdiskusi dengan salah satu industri film besar disana. Tujuannya, untuk mengetahui standar seperti apa yang diperlukan,
Kode:47
Sumber:beritasatu.com
Rubrik:Infotainment

Komentar

Loading...