Walikota London:

Donald Trump Tidak Diterima di Inggris

FOTO | ISTIMEWAPresiden AS Donald Trump
A A A

Sebagai Walikota, saya akan selalu berbicara untuk melindungi kepentingan dan keamanan London. Sebelumnya saya pernah meminta Theresa May untuk membatalkan tawaran kunjungan kenegaraannya kepada Presiden Trump,

Sadiq Khan Walikota London

LONDON - Menggambarkan London sebagai kota toleran, keyakinan dan keragaman, Walikota London Sadiq Khan mengatakan bagaimanapun Donald Trump tidak akan diterima. Pernyataan tertulis Khan muncul setelah Majelis London menanyakan kepadanya bagaimana pemerintah kota akan mempersiapkan kunjungan kenegaraan resmi dari Presiden Amerika Serikat (AS) itu.

"Sebagai Walikota, saya akan selalu berbicara untuk melindungi kepentingan dan keamanan London. Sebelumnya saya pernah meminta Theresa May untuk membatalkan tawaran kunjungan kenegaraannya kepada Presiden Trump," kata Khan.

"Setelah kejadian terakhir, di mana Presiden Trump menggunakan Twitter untuk mempromosikan sebuah kelompok keji dan ekstremis yang ada semata-mata untuk menabur perpecahan dan kebencian di negara kita, jelas bahwa setiap kunjungan resmi di sini tidak akan disambut," tambahnya seperti dikutip dari Anadolu, Kamis (28/12/2017).

Meskipun terlibat perselisihan di dunia maya dengan Perdana Menteri Theresa May, Trump diperkirakan akan melakukan kunjungan resmi ke Inggris dan mengadakan pembicaraan dengan perdana menteri Inggris pada bulan Februari.

Retweeting video bulan lalu dari tiga video anti-Muslim yang diambil dari Twitter seorang anggota kelompok sayap kanan Inggris Britain First menyebabkan kemarahan di Inggris dan menyebabkan politisi senior berbicara menentang kunjungan apapun.

May sendiri menggambarkan tweet Trump sebagai sebuah kesalahan, yang menyebabkan Trump mengatakan kepadanya untuk fokus pada terorisme Islam radikal yang merusak di Inggris. Meski begitu, Trump menolak untuk membatalkan perjalanan tersebut meski ada kecaman yang meluas, termasuk Khan.

Khan menyatakan bahwa orang-orang Inggris termasuk dirinya sendiri, mencintai Amerika dan warganya namun komentar terbaru Trump bertentangan dengan sikap Inggris tentang rasisme dan kebencian.

"London adalah suar toleransi, keyakinan dan keragaman, dan Trump telah berkali-kali menunjukkan bahwa pandangannya sama sekali tidak sesuai dengan nilai yang dimiliki London," cetus Khan.

Trump juga diperkirakan akan menghadiri pembukaan kedutaan AS yang baru di Battersea, London barat daya, namun belum ada tanggal yang ditetapkan.

Setelah kejadian terakhir, di mana Presiden Trump menggunakan Twitter untuk mempromosikan sebuah kelompok keji dan ekstremis yang ada semata-mata untuk menabur perpecahan dan kebencian di negara kita, jelas bahwa setiap kunjungan resmi di sini tidak akan disambut,
Kode:47
Sumber:sindonews.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...