Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan Yenni Rosnizar SKM, merasa kecewa dengan kondisi pelayanan di RSUD dr Yulidin Away (RSUD YA) Tapaktuan, menyusul meninggalnya seorang warga yang berprofesi sebagai perawat saat menjalani Operasi melahirkan di RSUDYA, (7/8/2020). “Mungkin karena keterbatasan tenaga medis sehingga penanganan terhadap pasien menjadi tidak efektif, apalagi banyak tenaga medis yang diisolasi akibat Covid-19", Kata Yenni Rosnizar SKM

Ria Ricis Sempat Ingin Bunuh Diri

Dokter Jiwa Soroti Depresi di Usia Muda

FOTO |DETIK.COMRia Ricis sempat ingin bunuh diri
A A A

JAKARTA - Usai video 'pamit' dan kembali lagi ke dunia YouTube, Ria Ricis mengaku sempat ingin bunuh diri karena rentetan masalah yang dihadapinya. Mulai dari bullyan para netizen hingga kehilangan berbagai teman.

"Sambil menangis aku berdiri ke arah meja rias dan mengambil benda tajam. Apalagi tujuannya kalau nggak mengakhiri hidupku. Dengan tangan yang bergetar dan mata yang semakin bengkak, aku arahkan benda tajam tersebut ke tubuhku. Sakit," tuturnya.

Menanggapi hal itu, dokter spesialis kedokteran jiwa dari Omni Hospital Alam Sutra dan juga staf pengajar dari Departemen Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana (FK Ukrida) Jakarta, dr Andri, SpKJ, FACLP menyoroti gejala yang dialami Ricis termasuk gejala depresi yang kerap menyerang anak-anak muda usia 20-an.

"Gejala depresi yang sering dirasakan adalah gejala putus asa atau hilang harapan dan mood yang sedih," ujarnya kepada detikHealth, Kamis (15/8/2019).

Dua gejala itu merupakan yang paling utama disertai gejala tambahan, seperti kesulitan tidur atau kebanyakan tidur, tidak ada nafsu makan atau nafsu makan yang besar, hilang konsentrasi, tidak mampu melakukan aktivitas sehari-hari.

Selain itu, gejala yang harus diperhatikan adalah adanya ide untuk bunuh diri. Biasanya orang yang memiliki ide seperti itu menganggap dirinya tidak berharga untuk orang-orang sekitar.

"Kadang-kadang dia merasa lebih baik kalau mati saja ya. Atau kalau saya nggak ada, dunia ini akan baik-baik saja atau keluarga saya lebih bahagia karena saya ini merupakan masalah dalam keluarga saya," tandas dr Andri.

Sumber:Detik.com
Rubrik:KESEHATAN

Komentar

Loading...