Aliansi Mahasiswa Aceh (AMA) kembali medesak Plt Gubernur untuk mempublikasikan penggunaan anggaran hasil refocusing maupun BTT dalam APBA 2020. AMA mengaku tidak berhenti menyuarakan hal tersebut sebelum tuntuntan mareka terpenuhi. Aliansi Mahasiswa Aceh memandang ada hal urgensi saat ini yang harus diprioritaskan oleh Pemerintah Aceh selama masa Pandemi COVID -19, seperti sektor kesehatan, pendidikan maupun sektor ekonomi.

Rekomendasi LKPJ Gubernur Aceh Tahun 2019

Dispora Belum Adopsi Kebutuhan Baru dalam Pengembangan Pemuda

MC SEKRETARIAT DPRARapat Paripurna DPRA Tahun 2020 dalam rangka penyampaian rekomendasi DPRA terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Aceh Tahun Anggaran 2019 dan Penyampaian KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2021.
A A A

BANDA ACEH - Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh dalam amatan DPRA masih konvensional tidak mengadopsi kebutuhan kekinian dalam pembinaan dan pengembangan kepemudaan.

Itu sebabnya DPRA mengharapkan program Dispora Aceh lebih inovatif menuju capaian pemuda Aceh yang memiliki kompetensi dan daya saing dalam dunia kerja dan kemampuan dalam persaingan dunia usaha yang terus berubah seiring dengan perubahan global.

Pernyataan ini disampaikan DPRA dalam rekomendasi LKPJ Gubernur Aceh tahun 2019 dan sudah dibacakan dalam rapat paripurna, Jumat (24/7/2020) lalu.

BACA JUGA:Kinerja BPKA Tidak Sesuai Target

Oleh sebab itu, pelatihan untuk pemuda berbasis internet (e-Commerce) semestinya harus mendapat porsi lebih dalam desain program Dispora Aceh karena menjadi kebutuhan primer dalam industri teknologiinformasi.

Pemerintah Aceh melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh semestinya menyusun program unggulan yang menjadi implementasi dari RPJMA 2019. Program unggulan dimaksud harus merangkum semua kebutuhan kepemudaan dan bidang olahraga baik prestasi maupun non prestasi.

"Pemerintah Aceh harus mempersiapkan diri lebih optimal dengan berbagai fasilitas pendukung sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan dilaksanakan 2024 di Aceh," tulis dalam rekomendasi tersebut.

Begitu juga dengan keterlibatan Pemerintah Aceh dalam pembinaan organisasi kepemudaan (OKP) dan KNPI masih sangat lemah yang tercermin dari program kepemudaan dan olahraga yang belum maksimal melibatkan OKP dan KNPI.

"Juga rendahnya pengganggaran untuk pembinaan OKP dan KNPI," tegas DPRA.

Untuk diketahui, Kadispora Aceh saat ini dijabat oleh Dedy Yuswadi AP.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...