Illiza Sa’aduddin Djamal-Farid Nyak Umar

Disambut Antusias Warga Lambhuk

FOTO | ISTIMEWARatusan warga gampong Lambhuk kota Banda Aceh antusias menghadiri kampanye dialogis bersama pasangan calon walikota Banda Aceh periode 2017-2022, Illiza Sa’aduddin Djamal-Farid Nyak Umar, Jumat (10/02) malam.
A A A

BANDA ACEH - Ratusan warga gampong Lambhuk kota Banda Aceh antusias menghadiri kampanye dialogis bersama pasangan calon walikota Banda Aceh periode 2017-2022, Illiza Sa’aduddin Djamal-Farid Nyak Umar, Jumat (10/02) malam.

Warga Lambhuk pun menyatakan siap untuk mendukung dan memilih pasangan nomor urut satu itu pada Pilkada nanti.

Tokoh masyarakat setempat Tgk Fauzan dalam sambutannya menjelaskan tentang kepemimpinan perempuan. Menurutnya, hingga kini tidak ada fatwa ulama yang menyatakan perempuan haram menjadi pemimpin.

Sementara itu Tgk Sri Darmawan dalam tausiahnya mengajak masyarakat untuk tidak perlu ragu memilih Illiza-Farid, karena kedua sosok ini memenuhi syarat untuk menjadi pemimpin, dan sudah berpengalaman baik di ekskutif maupun legislatif. Selain itu kedua sosok ini juga masih muda dan taat beragama.

“Siapa yang bilang perempuan dilarang menjadi pemimpin?ini persoaan khilafiyah dikalangan ulama, jangan mengharamkan sesuatu yang tidak diharamkan oleh Allah,”ujarnya mengingatkan.

Calon walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal dalam orasinya menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kehadiran warga Lambhuk pada kegiatan tersebut. Ia mengajak warga Lambhuk untuk bersama-sama menjaga agar pelaksanaan syariat Islam tetap berjalan baik di kota Banda Aceh, khususnya di gampong Lambhuk.

“Saya apresiasi berkat dukungan masyarakat di gampong ini juga, kita sudah menutup tempat-tempat yang kita duga kerap digunakan sebagai tempat maksiat di gampong ini,”ujar walikota nonaktif itu.

Illiza mengaku kedepan pendidikan agama dan dayah akan diperkuat, apalagi saat ini kota Banda Aceh secara resmi sudah berdiri dinas pendidikan dayah.”Kalau pendidikan umum Alhamdulllah kota Banda Aceh hari ini yang terbaik di Aceh dan telah ditunjuk sebagai kota referensi pendidikan di Aceh,”ujarnya.

Sumber:sindonews.com
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...