Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh memanggil enam orang yang diduga terlibat korupsi proyek pembangunan jaringan air bersih di Pulo Breuh tahun 2017. Proyek tersebut berada di bawah Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS). Nama yang dipanggil secara terpisah itu ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Aceh Munawal, masing- masing Yudi Saputra ST, PPK tahun 2018.

Ketua Komisi IV:

Dinkes Harus Maksimalkan Tracking

ISTIMEWAAnggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh melakukan foto bersama dengan pihak Dinas Kesehatan Banda Aceh, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa dan sejumlah kepala puskesmas yang berada dalam kawasan Kota Banda Aceh.
A A A

BANDA ACEH - Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh Tati Meutia Asmara mendorong agar Dinas Kesehatan melakukan tracking lebih maksimal. Ia mencontohkan dengan menambah tenaga relawan untuk tracking dalam menangani lonjakan kasus.

Komisi IV juga mendukung diberlakukannya sanksi bagi yang melanggar jalannya protokol pencegahan Covid-19 di Banda Aceh.

Lebih lanjut Tati Meutia juga mendorong partisipasi dari RS swasta untuk turut menampung pasien Covid di Banda Aceh, mengingat kapasitas RSUZA dan RSUD Meuraxa sudah overload.

"Kami merasa prihatin jika lonjatan pasien Covid-19 terus meningkat di Banda Aceh. Di samping untuk saat ini Aceh hanya memiliki satu tempat untuk melakukan tes swab, karena itu kami mendorong agar segera dilakukan pengadaan alat, pendeteksi covid ini," kata Tati saat pertemuan dengan Dinas Kesehatan Banda Aceh, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa dan sejumlah kepala puskesmas yang berada dalam kawasan Kota Banda Aceh, Kamis (6/8/2020).

Kepada eksekutif, ia berharap agar benar-benar mampu melakukan penanganan jika lonjakan pasien Covid-19 di Banda Aceh terus meningkat.

Selain itu, Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh juga meminta pihak eksekutif agar terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...