Donald Trump

Dikabarkan Telah Tunjuk Dubes AS Untuk PBB yang Baru

FOTO | ISTIMEWADonald Trump
A A A

Presiden Donald Trump akan mencalonkan juru bicara Departemen Luar Negeri, Heather Nauert sebagai duta besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangs-Bangsa (PBB). Nauert sendiri adalah mantan koresponden dan pembawa berita di Fox News Channel.

Dikutip dari Nine News, Jumat (7/12), sumber yang tidak ingin disebutkan namanya itu mengatakan keputusan ini akan diumumkan hari ini. Sebagai calon yang diusung, saat ini sedang menunggu konfirmasi dari Senat.

Nauert menjadi juru bicara Departemen Luar Negeri pada April 2017 dan dikenal tahun ini sebagai wakil sekretaris untuk diplomasi publik dan urusan publik. Pria berusia 48 tahun ini akan menggantikan Nikki Haley, yang merupakan Ambassador PBB saat ini. Pada Oktober lalu dia mengatakan bakal meninggalkan pos PBB selambatnya akhir tahun ini.

Departemen Luar Negeri menolak memberikan komentar. Nauert juga tidak segera menanggapi permintaan untuk berikan komentar.

Awal tahun ini Nauert juga diperhitungkan menjadi calon pengganti juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders. Sebab, dia memiliki pengalaman diplomasi dengan bekerja di Departemen Luar Negeri. Namun dia tidak memiliki keahlian politik dan tidak mendapatkan mandat kebijakan dari Haley, mantan gubernur Carolina Selatan.

Hanya saja, Nauret memegang dukungan langsung dari Presiden Trump dan Sekretaris Negara Mike Pompeo. Untuk diketahui, Nauret berada di antara para diplomat global di PBB, yang mendukung kebijakan luar negeri "Amerika First" oleh Trump.

Dia akan menghadapi berbagai tantangan jika benar-benar ditunjuk menjadi duta besar Amerika Serikat untuk PBB. Termasuk memperjuangkan upaya Amerika Serikat menahan pengaruh Iran di Timur Tengah dan memastikan badan global menjaga sanksi keras terhadap Korea Utara ketika Amerika mencoba bernegosiasi untuk mengakhiri nuklir Pyongyang dan program rudal.

Trump telah bersikap kritis terhadap PBB. Dia juga menarik Amerika Serikat keluar dari badan hak asasi manusia PBB pada September lalu dengan alasan bias terhadap Israel dan pemerintahannya telah memotong dana untuk badan pengungsi PBB. Tahun lalu dia mengusulkan pemotongan pendanaan Amerika Serikat untuk bantuan dan diplomasi yang dapat membatasi kerja tubuh global.

Tetapi Trump juga menggunakan PBB untuk mencoba memajukan agenda kebijakan luar negerinya tentang Iran dan Korea Utara. Pemerintahnya juga telah bekerja dengan PBB untuk mencoba menemukan solusi politik bagi perang di Suriah dan Yaman, dua masalah yang akan dihadapi Nauert nantinya.

Keputusan Trump untuk mencalonkan Nauert pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg News.

Presiden tengah menimbang sejumlah perubahan staf akhir tahun, termasuk mengganti Kepala Staf John Kelly, hal ini dikatakan oleh staf penasihat Trump pada Kamis (6/12).

Kode:47
Sumber:merdeka.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...