Anjurkan Rutin Makan Cokelat

Diet Ini Bisa Bikin Kamu Panjang Umur

FOTO | pixabay.comchocolate
A A A

BEBERAPA kegiatan memiliki kemampuan untuk mengurangi risiko terhindar dari penyakit mematikan dengan tingkat kematian yang tinggi. Seperti tidur di akhir pekan atau minum tiga cangkir kopi setiap hari. Penelitian terbaru mengklain bahwa orang yang mengikuti diet anti-inflamasi (peradangan) yang mencangkup cokelat, anggur merah, dan bir bisa menjadi kunci untuk panjang umur.

Para peneliti dari Warsaw University of Life Sciences, Polandia,melakukan penelitian terhadap sekira 70.000 pria dan wanita gaya hidupnya berbeda yang telah diperiksa secara ketat selama 16 tahun. Penelitian yang dipublikasikan di Journal of Internal Medicine ini membandingkan tingkat kematian mereka yang mengikuti diet anti-inflamasi dan mereka yang tidak.

Dikutip Okezone dari Independent, Rabu (19/9/2018), peserta dalam penelitian mengonsumsi makanan seperti buah-buahan, sayuran, teh, kopi, kacang, cokelat, anggur merah dan bir dalam jumlah sedang. Tim peneliti menyimpulkan bahwa mereka yang mengikuti diet anti-inflamasi teratur memiliki risiko 18 persen lebih rendah dibandingkan dengan yang tidak mengikuti diet.

Selain itu, mereka juga memiliki risiko 20 persen lebih rendah dari kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung. Sekira 13 persen di antaranya juga memiliki risiko rendah terhadap penyakit kanker. Beberapa dari mereka yang tidak merokok memiliki risiko lebih rendah dibanding yang merokok.

Fran McElwaine, direktur Asosiasi Pelatih Kesehatan Inggris mengatakan, mengikuti diet anti-inflamasi ini dapat bermanfaat bagi orang-orang yang menderita berbagai kondisi kesehatan. "Inflamasi adalah akar penyakit yang berkaitan dengan gaya hidup. Termasuk radang sendi, demensia, kanker dan penyakit kardiovaskular. Diet anti-inflamasi dapat menjadi solusi yang baik”, katanya

Ada berbagai macam makanan anti-inflamasi salah atunya adalah cokelat hitam atau dark chocolate yang kaya akan magnesium, seng dan mineral. Perlu diingat pada awal tahun ini, sebuah penelitian yang dipresentasikan di European Society of Cardiology mengklaim, mengonsumsi hingga tiga batang cokelat setiap bulan dapat mengurangi risiko mengalami gagal jantung.

Selain itu juga ada anggur merah yang mengandung resveratrol fitonutrien. Jika sering mengonsumsi makanan anti-inflamasi tersebut dapat memperpanjang masa umur seperti yang dikutip dari Hitwise.

Menurut perusahaan pemasaran, pencarian di internet untuk "Makanan Anti-Inflamasi" telah meningkat sebesar 274 persen sejak awal 2018. "Mikrobiom Usus" meningkat sebesar s311 persen dan pencarian "kesehatan usus" meningkat sebesar 293 persen.

Tetapi, ahli gizi Harley Street, Rhiannon Lambert memperingatkan bahwa penting untuk memperhatikan saran diet. Hal ini karena menurutnya tidak semua diet cocok untuk setiap orang.

“Begitu banyak faktor yang harus diperhitungkan, tidur, tingkat aktivitas, genetika, pekerjaan dapat memengaruhi kesehatan. Diet tentu merupakan salah satu hal penting bagi kesehatan dan memengaruhi masa umur panjang. Tetapi terlalu berfokus terhadap makanan baik atau buruk tidak selalu membantu”, jelasnya.

Komentar

Loading...