Satreskrim Polres Bener Meriah telah menetapkan dan menahan tiga tersangka dugaan peredaran ijazah palsu yang bersumber dari Dinas Pendidikan Bener Meriah. “Sebelumnya kita telah menetapkan dan menahan AS (staf dinas pendidikan) Bener Meriah sebagai tersangka pembuat ijazah palsu, kemudian berselang dua harinya, kita kembali menangkap dan menahan tersangka SM (PNS di jajaran dinas Kesehatan Bener Meriah) yang diduga berperan sebagai perantara," kata Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK saat dikonfirmasi awak media, Rabu (27/1/2021).

Di Kompetisi Macau Internasional Dua Siswa Aceh Boyong Medali Perak

ISTIMEWA.
A A A

BANDA ACEH - Dua siswi SMAN 1 Takengon, Aceh Tengah mampu mempersembahkan prestasi gemilang pada kompetisi Macau Innovation and Invention Expo (MIIEX) 2020. Prestasi mareka pada pada bidang Algoritma Scientist.

Pada kompetisi yang cukup ketat itu para duta serambi mekkah berhasil mengungguli perwakilan pelajar dan mahasiswa dari 160 negara di dunia.

Kedua siswi Aceh yaitu Oka Hasana Agustiani dan Rafachinka Renjani R. Judul penelitian yang mareka angkat adalah "GUKOP (Liquid Sugar from Coffee's Cherry Mucilage) As an Alternative to Prevent Diabetes atau "GUKOP (Gula Kopi) berbahan dasar daging buah kopi sebagai pencegah diabetes.

Saat melakukan penelitian mereka dibimbing oleh Kepala SMAN 1 Takengon, Konadi Lingga, MPd dan Guru Pembimbing, Hellyda Fitri SPd.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs H Rachmat Fitri HD MPA didampingi Kepala UPTD Balai Tekkomdik, T Fariyal MM, menyatakan rasa haru dan bangganya atas torehan prestasi siswi-siswi Aceh di tingkat Internasional. Dia berharap prestasi ini bisa menjadi contoh dan motivasi bagi siswa yang lain.

"Alhamdulillahirabbil 'alamin. Inilah hasil dari ikhtiar kita bersama untuk mewujudkan pendidikan Aceh yang berkualitas dan berdaya saing sesuai visi dan misi Pemerintah Aceh yaitu Aceh Carong," ungkap Kadisdik penuh haru, Selasa (27/10/2020).

Prestasi yang diraih kedua siswi ini, katanya merupakan buah dari ikhtiar para guru dan kepala sekolah yang konsisten melatih dan membina siswi agar kompeten sesuai bakat dan keahliannya.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs H Rachmat Fitri HD MPA

Ditengah Covid 19 kita mampu meraih beragam prestasi

Peran kepala sekolah dan guru ujarnya, sangatlah penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.

"Dimasa pandemi Covid 19 kita mampu mencatatkan beragam prestasi dibidang pendidikan baik di tingkatan nasional maupun internasional. Hal ini membuktikan bahwa ikhtiar kita di ridhai oleh Allah SWT," ujar Haji Nanda sapaan akrab Rahmat Fitri.

Diapun mengharapkan dengan adanya pelajar Aceh yang meraih prestasi di tingkat internasional, maka akan menjadi motivasi bagi pelajar yang lainnya untuk mengukir prestasi.

"Semoga ini menjadi pembangkit semangat bagi pelajar Aceh lainnya. Kita telah menjuarai berbagai kompetisi, ini harus menjadi pemicu bagi sekolah-sekolah lain di Aceh," tuturnya.

Rachmat Fitri mengajak para kepala sekolah dan guru untuk terus membina dan melatih siswa agar dapat mengembangkan bakat dan minatnya.

Dengan begitu, katanya, maka target kelulusan siswa pada 10 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit di Indonesia dapat terwujud di 2021.

"Kita harus bekerja keras secara bersama-sama untuk meluluskan para siswa di Aceh ke PTN terbaik. Mudah- mudahan Allah meridhai semua hajat dan cita-cita kita semua," imbuhnya.

Rubrik:NEWS

Komentar

Loading...