Mengenang Penerbang Maimun Saleh

Danlanud MUS Sabang Kunjungi Makam Maimun Saleh

FOTO | Jalaluddin ZkyKomandan Lanud Maimun Saleh (MUS) Sabang Letkol PNB Ahmad Putra Utama Tarigan, beserta personil Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU) dan Pia Ardhya Garini Lanud MUS mengujungi, makam Serma Penerbang (PNB) Udara Maimun Saleh, di Gampong Aneuk Galong, Kecamatan Suka Makmur, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (26/07/18)
A A A

SABANG – Komandan Lanud Maimun Saleh (MUS) Sabang Letkol PNB Ahmad Putra Utama Tarigan, beserta personil Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU) dan Pia Ardhya Garini Lanud MUS mengujungi makam Serma Penerbang (PNB) Udara Maimun Saleh, di Gampong Aneuk Galong, Kecamatan Suka Makmur, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (26/07/18).

Kunjungan 30 personil Komando Operasi TNI-AU I Pangkalan TNI-AU Maimun Saleh Sabang, dan 10 orang anggota Persatuan Istri Angkatan Udara Ardhya Garini (PIA AG) CAB.16/D1, yang tergabung dengan anggota TNI-AU Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang melakukan upacara ziarah, untuk mengenang Serma PNB Maimun Saleh, selaku penerbang pertama yang menjelajahui udara dalam melawan penjajah.

Komandan Lanud MUS Sabang Letkol PNB A.P.U Tarigan, disela-sela kunjungan ke makam Maimun Saleh mengatakan, kegiatan kunjungan tersebut merupakan rangkaian kegiatan hari bhakti TNI-AU ke- 71 tahun 2018, dimana sebelumnya sudah dilakukan beberapa kegiatan sejak tanggal 23 Juli lalu, dengan kegiatan donor darah, bersih-bersih lingkungan sekaligus pengecatan Mesjid di Pesantren Al-Mujaddid Kota Sabang, kata Letkol APU Tarigan.

Ditambahkan, pada kesempatan hari ini TNI-AU Sabang bergeser ke Aceh Besar untuk berziarah ke makam salah satu pelopor TNI Angkatan Udara Indonesia yang kebetulan adalah putra asal Aceh. Hal ini juga sebagai tanda hormat kami, kepada terdahulu yang telah member banyak bagi TNI-AU.

“Kehadiran kami di kediaman Serma PNB Maimun Saleh, di Gampong Aneuk Galong, Kecamatan Suka Makmur, Kabupaten Aceh Besar, sebagai tanda homat kami kepada sesepuh yang telah meninggalkan sejarah terhadap penerbangan bagi TNI-AU republik Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Letkol APU Tarigan, pihaknya ingin menunjukkan kepada keluarga Serma PNB Maimun Saleh, bahwasanya TNI-AU tidak hanya menggunakan nama beliau sebagai nama dari Pangkalan Udara di Sabang, tetapi juga ingin membuktikan kalau TNI-AU khususnya Lanud MUS Sabang memiliki rasa bangga dan hormat kepada putra Aceh Besar itu.

Kemudian Lanud MUS Sabang, memberikan perhatian khusus kepada pihak keluarga sebagai apresiasi dan bentuk terimakasih TNI-AU Sabang karena Serma PNB Maimun Saleh, beliau telah memberi warna bagi sejarah Angkatan Udara, sehingga terkenang sepanjang masa.

Dijelaskan, pada saat itu Serma PNB Udara Maimun Saleh adalah salah satu penerbang TNI-AU yang gugur dalam melaksanakan tugas di Kota Bogor, dimana pada ketika itu beliau adalah pilot dari pesawat pengintai TNI-AU, yang ditugaskan untuk mengintai musuh atau penjajah, jelasnya.

Sementara itu, salah seorang keluarga almarhum Serma PNB Udara Maimun Saleh, Ikbal (45) sangat terharu dan bangga dengan apa yang dilakukan TNI-AU Lanud MUS Sabang dan Lanud SIM Blang Bintang, bahkan ia berharap hal seperti itu dapat terus dilakukan.

Ikbal berharap apa yang telah dilakukan Serma PNB Udara Maimun Saleh, kiranya dapat menjadi contoh dan panutan serta menjadi motivasi bagi putra dan putri Aceh kedepannya supaya perjuangan beliau dapat diteruskan oleh generasi penerus demi bangsa dan Negara kesatuan Republik Indonesia, pungasnya.

Penulis:Jalaluddin Zky
Kode:47
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...