Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Aceh Sulaiman SE menyarankan kepada eksekutif yang ingin menyusun panduan protokol kesehatan dalam rangka menyambut New Normal di Aceh agar memasukan sejumlah kebutuhan kesehatan masyarakat untuk meningkatkan imunitas tubuh bagi masyarakat.

Corona Berdampak Pada Perekonomian Sektor Riil dan UMKM

ISTIMEWALogo OJK
A A A

BANDA ACEH - Untuk menguatkan sektor riil, terutama bagi masyarakat kecil yang terdampak Covid-19, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan POJK No. 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical yang mengatur pemberian keringanan atau restrukturisasi kepada debitur yang terdampak Covid-19, baik secara langsung atau tidak langsung.

Dikeluarnya Stimulus Perekonomian ini juga untuk bisa tetap menjaga keberlangsungan industri keuangan yang kuat.

Hal ini juga sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam keterangan pers hari Selasa 24 Maret 2020 Jokowi menyampaikan bahwa OJK memberikan kelonggaran/relaksasi kredit usaha mikro dan usaha kecil untuk nilai dibawah Rp10 milyar baik kredit pembiayaan yang diberikan oleh bank maupun industri keuangan non-bank kepada debitur perbankan.

Bagi debitur perbankan, akan diberikan penundaan sampai dengan 1 (satu) tahun dan penurunan bunga.

Hal tersebut tertuang dalam ketentuan yang mengatur secara umum pelaksanaan restrukturisasi kredit/pembiayaan sebagai akibat dampak dari persebaran virus COVID-19.

Dalam keterangan pers kepala OJK Wimboh Santoso menjelaskan, untuk mengetahui kondisi lapangan sekaligus untuk memastikan kebijakan ini berjalan, pihak OJK aktif berkoordinasi dengan industri keuangan, salah satunya dengan berkoordinasi dengan APINDO, HIPMI, REI dan KADIN yang dilakukan pada Selasa, 24 Maret 2020 guna membahas tentang kondisi lapangan usaha dan penerapan POJK stimulus.

Yang perlu dipahami masyarakat adalah pemberian keringanan kredit ini diprioritaskan untuk nasabah yang sebelumnya lancar membayar, namun kemudian menurun kinerja usahanya sebagai dampak virus corona atau Covid 19.⁣

Kemudian nasabah wajib mengajukan permohonan keringanan kepada bank/leasing yang dapat disampaikan secara online (email/website yang ditetapkan oleh bank/leasing).⁣

Debitur Tidak Terdampak, Tetap Bayar

Selanjutnya bank/leasing akan menilai kondisi masing- masing nasabah (terdampak atau tidak, historis pembayaran, dll) untuk menentukan bentuk keringanan yang diberikan berdasarkan penilaian dan/atau diskusi antara nasabah dengan bank/leasing. ⁣

OJK memberikan keleluasaan kepada bank/leasing untuk menilai berdasarkan prinsip kehati-hatian agar tidak terjadi “moral hazard,” dan meminta bank agar proaktif membantu debiturnya dengan menawarkan skema restrukturisasi yang tepat, baik dari sisi jangka waktu, besaran cicilan atau relaksasi bunga.⁣

Menariknya walaupun masyarakat masih dalam kondis trauma virus corona, tapi OJK tetap mengimbau para debitur yang tidak terdampak, atau yang terdampak namun masih mampu membayar angsuran, untuk tetap menunaikan kewajiban pembayaran angsurannya.

Alasan OJK jelas bertujuan untuk menjaga performa Bank/Leasing agar dapat secara maksimal memberikan keringanan bagi debitur yang terkena dampak Covid-19.⁣

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...