Krueng Daroy Mulai Berseri

Contoh Sukses Penataan Kawasan Kumuh di Banda Aceh

FOTO | ISTIMEWAIndahnya Krueng Daroy
A A A

KRUENG Daroy tampak berseri. Pemandangan kali yang dulunya kumuh, kini berganti rupa. Jika berkunjung kemari, Anda tak akan lagi menjumpai perumahan kumuh yang ‘memagari’ bantaran kali. Kawasan tersebut telah disulap menjadi pedestrian yang tak hanya nyaman dilalui, tapi juga enak dipandang.

Bantaran kali tersebut membelah kawasan pedestrian menjadi dua jalur. Dihubungkan oleh jembatan-jembatan kayu di tengahnya. Di salah satu sisi, deretan rumah warga sambung menyambung ‘membingkai’ kali. Jika dulunya kawasan permukiman ini terlihat kusam, maka kini polesan cat di dinding membuat penampakannya berseri. Lukisan mural dan seni instalasi karya mahasiswa Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI), Jantho menyulap wajah Krueng Daroy. Ditambah deretan rak berisi pot-pot bunga hidup kreasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UNMUHA), Banda Aceh.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (Perkim) Kota Banda Aceh dan juga Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh Jalaluddin ST MT, menyebutkan, pembangunan tahap 1 telah dimulai sejak 2018. Dengan menelan dana Rp14,1 miliar yang bersumber dari APBN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pembangunan meliputi rabat beton, jembatan kayu, bangku, dan taman. Proyek besutan Kementerian PURR tersebut, mengusung program ‘Kotaku Kota tanpa Kumuh. Diresmikan langsung oleh Menteri PURR, Basuki Hadimuljono, Senin (11/3) lalu.

Kawasan Krueng Daroy ini telah menjadi lokasi favorit warga. “Sekarang lokasi Krueng Daroy telah menjadi lokasi favorit warga kota. Bahkan telah menjadi sumber ekonomi karena banyak yang datang mengunjungi lokasi ini,” ungkap Walikota Banda Aceh H Aminullah Usman SE Ak MM.

Selain itu, Wali Kota juga meminta kelanjutan program revitalisasi Krueng Aceh. “Programnya sudah terealisasi dan sudah dibangun River Walk sepanjang 1/2 KM. Kami mohon ini juga dilanjutkan Pak Menteri untuk mewujudkan program Banda Aceh Waterpront City,” ujarnya.

Aminullah meminta Kementerian PUPR juga ikut membantu program penyediaan air bersih melalui PDAM Tirta Daroy. “Kami juga memohon Pak Menteri dapat kembali memperhatikan pembangunan air bersih melalui PDAM Tirta Daroy,” jelas Wali Kota.

( Advertorial )

Kode:Advertorial
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...