Ciptakan ‘Pelangi’ di Piring untuk Meningkatkan Gizi Seimbang Anak

FOTO | KidsmilehighIlustrasi
A A A

GERAKAN Nusantara merupakan sebuah program edukasi yang mendapat dukungan penuh oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang bertujuan meningkatkan perilaku gaya hidup sehat anak Indonesia dengan memastikan bahwa anak – anak usia sekolah dapat memiliki pengetahuan cukup serta perilaku yang baik dalam memilih makanan bergizi sesuai dengan gizi seimbang.

Gerakan Nusantara ini telah berhasil menjangkau 2.507 Sekolah Dasar dengan cakupan 1.376.335 siswa pada lebih dari 35 kabupaten/kota di 25 provinsi di Indonesia.

Aktivitas dari Gerakan Nusantara antara lain berupa kegiatan edukasi di dalam dan di luar sekolah, distribusi produk susu, pembagian buku edukasi gizi, pelatihan gizi atau Training of Trainers guru dan siswa serta program kantin sehat.

Dengan adanya kegiatan Training of Trainers (TOT) Gerakan Nusantara berbagai manfaat dirasakan oleh guru dan siswa serta orangtua sehingga siswa di sekolah jadi lebih sehat dan berprestasi. Namun untuk mengenalkan gaya hidup sehat kepada siswa tentu memiliki kesulitan tapi guru pasti ada caranya.

Menurut Boriyem, S. Pd selaku kepala sekolah SD Negeri 03 Pondok Labu, Jakarta Selatan yang merupakan salah satu sekolah yang ikut kegiatan TOT, saat ditemui Okezone di kawasan Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Kamis 15 Maret 2018 pada acara Pendidikan Gizi di Sekolah Sebagai Aktivitas yang Menyenangkan. Boriyem menyampaikan bahwa bapak dan Ibuk guru sangat gencar dan antusias yang luar biasa dalam menjalankan program ini kepada siswa di sekolah.

Ibu Boriyem juga berbagi sedikit cara yang dilakukan guru agar kegiatan ini berjalan dengan baik, setiap guru melakukan pengukuran ideal tinggi dan berat badan untuk mengetahui gizi seimbang siswa. Setelah mengetahuinya pihak sekolah melakukan sosialisasi cara hidup sehat dan makanan yg bernilai gizi seimbang kepada semua siswa mulai dari kelas 1 sampai kelas 6.

Pertama guru memberitahukan kepada anak untuk membiasakan menjaga kebersihan baik di rumah dan sekolah, dimulai dari diri sendiri seperti cuci tangan dan tidak jajan sembarangan.

“Di setiap kelas disiapkan satu westafel cuci tangan dan selalu mengingatkan ciptakan pelangi di piringmu, maksudnya di piring anak – anak ada makanan yang bervariasi berwarna warni bukan pewarna buatan, melainkan pewarna alami nasi putih, sayur hijau, buah bisa merah atau kuning lalu susu putih. Dan kami juga menganjurkan siswa membawa bekal setiap hari”, ujar ibu Boriyem.

Agar kegiatan gizi seimbang terhadap siswa berjalan dengan baik sangat di perlukan kesadaran penuh dari orangtua dan pemahaman pentingnya hidup sehat dan makanan bergizi seimbang.

Untuk menggerakakan progam ini sekolah dasar tersebut juga ada dokter kecil yang terdiri dari siswa untuk mengingatkan temannya tidak jajan sembarangan karena di luar sekolah ada pedagang yang menjajakan makan yang tidak sehat.

“Berhubungan dengan kesehatan di sekolah, tidak hanya penyadaran gizi tapi juga alat pendukung untuk menjalankan program tersebut," pungkas Nurdi selaku guru.

Kode:47
Sumber:okezone.com
Rubrik:Kesehatan

Komentar

Loading...