BKKBN

Canangkan 14 Kampung KB Serentak di Nagan Raya

FOTO | Sania.
A A A

Pembentukan Kampung KB yaitu untuk meningkatkan hidup masyarakat di tingkat gampong melalui program KKBPK serta pembangunan sektor lain dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas dan sejahtera

Faridah, SE, MM Kabid ADPIN

NAGAN RAYA - Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh mencanangkan 14 Kampung Keluarga Berencana serentak di Kabupaten Nagan Raya, Kamis (11/10/2018).

Pencananqgan 14 Kampung KB Serentak tersebut dilakukan di Desa Suak Peureubong, Kecamatan Seunagan Timur oleh Bupati Nagan Raya, M Jamin Idham dan didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Aceh yang diwakili Kabid ADPIN, Faridah, Kepala OPD KB, Ujang, Camat Seunagan Timur, Saiful Bahri, dan Keuchik Peureubong, Balukia Daud.

Dalam pidatonya Faridah mengatakan, pembentukan Kampung KB jangan diartikan bahwa masyarakat di desa tersebut harus ikut KB dan memiliki jumlah anak dua. Sebab tujuan dari program Kampung KB yaitu meningkatkan partisipasi keluarga, masyarakat, peran pemerintah, lembaga non pemerintah serta swasta dalam melaksanakan program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang terintegrasi dengan program pembangunan lintas sektor lainnya, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah.

"Pembentukan Kampung KB yaitu untuk meningkatkan hidup masyarakat di tingkat gampong melalui program KKBPK serta pembangunan sektor lain dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas dan sejahtera," kata Faridah.

Prinsipnya Program KKBPK, jelasnya, mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera dengan melaksanakan delapan fungsi keluarga. Penerapan fungsi keluarga ini membantu keluarga lebih bahagia dan sejahtera, terbebas dari kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan.

Keberhasilan program KKBPK menurut Faridah, dapat dilihat dari beberapa aspek. Pertama, aspek pengendalian kuantitas penduduk, kedua, aspek peningkatan kualitas penduduk yang dalam hal ini diukur dengan peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarganya.

"Peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga dapat ditelusur melalui berbagi indikator yang merupakan pencerminan dari pelaksanaan delapan fungsi keluarga yaitu, fungsi agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, dan fungsi lingkungan," jelasnya.

Lanjutnya Kampung KB juga merupakan wujud dari pelaksanaan agenda prioritas pembangunan Nawacita ke 3, 5, dan 8. Nawacita ketiga yaitu yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Nawacita kelima yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta Nawacita kedelapan yaitu melakukan revolusi karakter bangsa.

Sementara itu Bupati Nagan Raya, M. Jamin Idham dalam sambutannya mengatakan,manfaat Kampung KB selain bisa mengentaskan kemiskinan, juga mendekatkan pembangunan kepada masyarakat. Program Kampung KB, menurutnya, tak hanya meningkatkan kualitas dan kesejahteraan, tetapi juga memberdayakan potensi masyarakat agar berperan nyata dalam pembangunan.

"Kami sangat mendukung pembangunan sarana jalan dan irigasi yang dibutuhkan masyarakat di Kampung KB, sebagaimana yang disampaikan Keuchik dan camat. Serta pemanfaatan lahan kosong baik disektor pertanian, perkebunan, maupun perikanan juga akan kami dukung. Ajukan saja di Musrembang, agar perencanaan lebih terkoordinir dan terlaksana dengan baik," kata Bupati Nagan Raya.

Wartawan:Sania
Kode:47
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...