Donald Trump

Calonkan David Malpass jadi Bos Bank Dunia

FOTO | REUTERSPresiden AS Donald Trump menunjuk David Malpass, Wakil Menteri Keuangan AS, sebagai kandidat bos Bank Dunia menggantikan Jim Yong Kim.
A A A

JAKARTA - Presiden AS Donald Trump menunjuk David Malpass, Wakil Menteri Keuangan AS, sebagai kandidat bos Bank Dunia. Pencalonan Malpass itu untuk menggantikan pemimpin terdahulunya, Jim Yong Kim, yang mengundurkan diri awal bulan ini.

Trump memuji bahwa Malpass adalah orang yang luar biasa. "Saya tahu Malpass adalah orang yang tepat untuk mengambil pekerjaan yang sangat penting ini," ujarnya di Gedung Putih, seperti dilansir Reuters, Kamis (7/2).

Malpass, menurut Trump, akan menjadi penyokong untuk akuntabilitas Bank Dunia. Tidak hanya itu, Malpass juga dipercaya akan berjuang memastikan pembiayaan fokus pada tempat-tempat yang benar-benar membutuhkan, termasuk orang-orang yang hidup dalam kemiskinan ekstrem.

Karenanya, ia mendesak dewan direktur eksekutif Bank Dunia untuk menyetujui Malpass maju sebagai pemimpin mengungguli penantang dari 188 negara lain sebagai pemegang saham Bank Dunia.

Perlu diketahui, AS merupakan pemegang saham terbesar Bank Dunia dan memiliki suara mayoritas pada hak pemungutan suara. Saham AS di Bank Dunia mencapai 16 persen.

Sebelum duduk sebagai Wakil Menkeu untuk urusan internasional, Malpass merupakan salah satu penasihat ekonomi pada kampanye Trump 2016 lalu.

Pencalonannya di kursi pimpinan Bank Dunia diyakini sebagai isyarat pemerintahan Trump untuk mencengkeram lembaga pemberi pinjaman internasional itu lebih kuat.

Sebelumnya, Malpass juga kerap mengkritik Bank Dunia untuk mengurangi bantuan pinjaman ke China, yang menurutnya terlalu kaya untuk dibantu. Selain itu, ia bilang China terlalu membebani negara-negara miskin dengan utang untuk infrastruktur.

Dalam pengumuman pencalonannya, mendampingi Trump di Gedung Putih, Malpass berjanji untuk mengimplementasikan reformasi dan konsentrasi pada pemberdayaan ekonomi perempuan.

"Saya sangat optimistis, kami dapat mencapai terobosan menciptakan pertumbuhan di luar negeri yang akan membantu kita memerangi kemiskinan ekstrem dan menciptakan peluang ekonomi di negara berkembang," imbuh Malpass.

Kode:47
Sumber:cnbcindonesia.com
Rubrik:Dunia

Komentar

Loading...