Wahyu Saputra,

Calon Ketua KNPI Aceh yang Fokus Pada Pengangguran dan Penyalahgunaan Narkoba

FOTO | IstimewaWahyu Saputra | Calon KNPI Aceh
A A A

Angka pengangguran dikalangan pemuda sangat banyak sehingga butuh motivasi untuk membuka lapangan kerja baru, jadi motivasi saya itu, saya ingin mengajak pemuda Aceh menciptakan lapangan pekerjaan di Aceh, karena kita punya banyak lahan-lahan kosong dan terabaikan, jadi bagaimana pemuda Aceh ini kita bangkitkan jiwa wirausahanya,

Wahyu Saputra Calon Ketua DPD KNPI Aceh

BANDA ACEH - Wahyu Saputra sudah bertekat dan mendeklarasikan diri untuk maju mencalonkan diri sebagai Ketua DPD I KNPI Aceh, dengan niat mengabdikan diri dan menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi pemuda saat ini. Maju sebagai calon ketua KNPI Aceh periode 2017-2022, Wahyu mengusung visi “Pemuda Aceh yang berwirausaha mandiri, berwawasan kebangsaan dalam bingkai NKRI”

Adapun Misinya adalah, Membangun kesadaran dan komitmen pemuda sebagai lokomotif penegakan Syari’at Islam di Aceh, Memberikan pelayanan kepemudaan berbasis Organisasi kepemudaan dan DPD kabupaten/Kota, Meningkatkan peran pemuda dalam mendukung visi Pemerintah Aceh 2017-2022 dibawah kepemimpinan Gubernur Irwandi Yusuf dan Wakil Gubernur Nova Iriansyah dengan mendukung 15 Program Unggulan yaitu: Aceh Seujahtra, Aceh SIAT, Aceh Carong, Aceh Teunaga, Aceh Meugoe dan Meulaot, Aceh Troe, Aceh Kreatif, Aceh Kaya, Aceh Peumulia, Aceh Dame, Aceh Meuadab, Aceh Teuga, Aceh Green, Aceh Seuninya dan Aceh Seumeugot.

Selanjutnya meningkatkan dan melahirkan wirausaha muda yang unggul dan berdaya saing, Meningkatkan kesadaran kepemimpinan berkarakter dan visioner, Meingkatkan kepedulian dan tanggung jawab bersama pemuda dalam melawan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba, Menumbuhkan semangat berbangsa dan bernegara yang berkearifan lokal dengan menjunjung tinggi Sumpah Pemuda : bertumpah darah satu, tanah air Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia dan menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia, Meningkatkan partisipasi hubungan pemuda Aceh ditingkat regional, nasional dan internasional, Meningkatkan Pembinaan Kepemudaan dalam menyiapkan generasi emas pemuda berprestasi.

Wahyu juga sudah memetakan persoalan apa saja yang dihadapi pemuda Aceh saat ini. Setidaknya ada dua persoalan besar menurutnya, masing-masing pengangguran dan Narkoba, kedua persoalan ini harus dituntaskan. dan Wahyu berjanji untuk fokus pada persoaln ini jika dpercayakan memimpin KNPI kedepan.

“Angka pengangguran dikalangan pemuda sangat banyak sehingga butuh motivasi untuk membuka lapangan kerja baru, jadi motivasi saya itu, saya ingin mengajak pemuda Aceh menciptakan lapangan pekerjaan di Aceh, karena kita punya banyak lahan-lahan kosong dan terabaikan, jadi bagaimana pemuda Aceh ini kita bangkitkan jiwa wirausahanya,”ujar Wahyu.

Selanjutnya yang sangat miris hari ini kata Wahyu adalah peredaran narkoba yang telah menyasar hingga kepelosok Aceh, dan pemuda paling banyak menggunakan, baik sebagai kurir maupun pemakai, jika dibiarkan ini akan menjadi penyakit di masyarakat, oleh karena itu ia mengajak pemuda bersatu merumuskan untuk menghentikan peredaran narkoba.

“Kalau kedepan semua pemuda Aceh teller, sema pemuda Indonesia teller maka negeri ini akan mudah dikuasai oleh asing,”lanjut dia.

Selain itu wahyu berharap agar pemuda-pemuda Aceh adalah pemuda yang taat beragama sehingga keberkahan akan turun dari Allah untuk Aceh ini kedepan.
Disamping itu Menurut wahyu banyak sekali sumber daya pemuda yang belum terberdayakan, seperti mes pemuda, gedung pemuda yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat untuk melatih pemuda-pemuda Aceh.

“Program-program KNPI ke depan harus mampu menjawab kebutuhan pemuda, baik DPD II KNPI maupun para OKP-OKP. Terutama pembinaan OKP, ini akan menjadi prioritas ke depan”ujar Wahyu.

Wahyu juga optimis akan terpilih pada pemilihan KNPI kedepan, karena saat ini setidaknya Wahyu sudah mengantongi 46 dukungand ari OKP dari 67 OKP, dan DPD II yang sudah memberikan dukungan 12 DPD dari 16 DPD II yang sudah menyatakan sikap.

Penulis:Iqbal
Editor:AK Jailani
Kode:47
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...