Jadi Tersangka,

Bupati Lampung Tengah Ditahan di Rutan KPK

FOTO | beritasatu.comKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Lampung Tengah, Mustafa, Jumat (16/2) pagi.
A A A
Benar (Mustafa) sudah (ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan yang kemarin,

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Lampung Tengah, Mustafa, Jumat (16/2) pagi. Penahanan ini dilakukan setelah Mustafa ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap persetujuan DPRD terkait pinjaman daerah untuk APBD Lampung Tengah tahun anggaran 2018. Mustafa yang ditangkap pada Kamis (15/2) ditahan setelah diperiksa intensif oleh tim penyidik selama sekitar empat jam.

Jubir KPK, Febri Diansyah menyatakan, penahanan Mustafa dilakukan untuk kepentingan penyidikan. Dikatakan, Mustafa ditahan di Rutan Gedung KPK setidaknya untuk 20 hari pertama.

"Ditahan di Rutan KPK untuk 20 hari pertama," kata Febri saat dikonfirmasi.

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan mengakui pihaknya telah menetapkan Mustafa sebagai tersangka. Mustafa merupakan tersangka keempat yang dijerat KPK dalam kasus ini. Ketiga orang tersangka yang lebih dulu dijerat KPK, yakni, Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah J Natalis Sinaga; anggota DPRD Lampung Tengah Rusliyanto; dan Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman.

"Benar (Mustafa) sudah (ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan yang kemarin," kata Basaria, Jumat (16/2).

KPK menduga Mustafa memberi arahan kepada bawahannya untuk mengumpulkan uang suap Rp 1 miliar. Sebanyak Rp 900 juta berasal dari kontraktor sementara Rp 100 juta lainnya dari Pemkab Lampung.

Uang suap tersebut diduga bakal diserahkan kepada anggota DPRD Lampung Tengah agar DPRD menyetujui usulan pinjaman daerah kepada PT SMI sebesar Rp 300 miliar.

Dengan penahanan ini, Mustafa menyusul tiga tersangka lainnya yang telah lebih dahulu ditahan di tiga Rutan berbeda, Natalis Sinaga ditahan di Rutan Polres Jakarta Timur, Rusliyanto ditahan di Rutan Polres Jakarta Pusat, dan Taufik Rahman ditahan di Rutan Guntur.

Usai diperiksa, Mustafa yang telah mengenakan rompi tahanan berwarna oranye mengaku pasrah dengan kasus yang menjeratnya. Mustafa yang merupakan calon gubernur Lampung yang diusung Partai Nasdem, PKS, dan Hanura berharap ada hikmah di balik kasus ini.

"Ini adalah keputusan yang memang menjadi cobaan saya. Tapi saya berharap kepada seluruh pendukung saya di provinsi Lampung untuk tetap bersabar. Dan kita terima, mungkin cobaan ini akan ada hikmahnya. Dan kita terus mendukung upaya-upaya penindakan oleh KPK ke depannya," katanya.

Ditahan di Rutan KPK untuk 20 hari pertama,
Kode:47
Sumber:beritasatu.com
Rubrik:Nasional

Komentar

Loading...