Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang melakukan penggeledahan Dinas Perhubungan Sabang dan SPBU Bypass, Rabu (2/12/2020). Penggeledahan dimulai dari pukul 10.00-13.00 WIB itu dipimpin Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sabang Muhammad Razi SH. Kegiatan penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka mencari barang bukti terkait kasus dugaan korupsi belanja BBM/Gas dan Pelumas serta suku cadang yang bersumber dari DPPA SKPD Dinas Perhubungan Sabang tahun anggaran (TA) 2019 sebesar Rp 1.567.456.331.

Pendemo Minta Pemerintah Hapus Restribusi Palawija

Bupati Bener Meriah Tanggapi Tuntutan APSBM

SAMSUDINAksi unjuk rasa di depan gedung DPRK Bener Meriah
A A A

BENER MERIAH – Ratusan massa yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Sayur Bener Meriah (APSBM) menggelar aksi demonstrasi menuntut Pemerintah daerah untuk menghapus restribusi palawija. Selasa (28/1/2020).

Ketua APSBM Sabardi, kepada awak media menyampaikan, sebagai Kabupaten yang hampir seluruh masyarakatnya berprofesi petani sudah waktunya Pemerintah menunjukan keseriusan untuk membina petani di Bener Meriah.

"Kami merasa seperti ada pembiaran oleh  pemerintah atas anjloknya harga palawija, bahkan tarif retribusi palawija yang ditetapkan pemerintah dinilai sangat membebani pedagang sayur yang berimbas pada anjloknya harga jual tanaman palawija," kata Sabardi.

Untuk itu, APSBM menuntut pemerintah Bener Meriah untuk meniadakan retribusi bagi tanaman palawija di Bener Meriah, karena membebani pedagang sayur dan berimbas pada turunnya harga tanaman palawija.

Selain itu, pihak APSBM juga menuntut pemerintah untuk membuat aturan tentang penertiban pedagang palawija.

"Dengan aturan yang menegaskan bahwa pedagang palawija untuk berada pada satu kawasan yang telah disepakati. Pemerintahan harus ikut andil dalam menstabilkan harga tanaman palawija, dan pemerintah harus adil dalam memberikan bantuan,"tegas Sabardi.

Menanggapi tuntutan APSBM, Bupati Bener Meriah Tgk Sarkawi menyampaikan, sebagai pimpinan daerah yang berasal dari rakyat dan menjalankan amanah rakyat tentunya apa saja yang menjadi kemaslahatan kepada rakyat, petani tentu saja akan dipertimbangkan dengan baik.

“Di Bener Meriah sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita sangat terbatas, PAD yang terbesar bersumber dari retribusi dan usaha Galian C dimana dalam hal ini, PAD itu digunakan  untuk pembangunan daerah," terang Abuya Sarkawi.

Lebih lanjut, Sambung Sarkawi, terkait keterbatasan PAD merupakan tantangan semenjak dari Bupati terdahulu bahkan sampai pada Bupati mendatang.

"Pun demikian insya Allah akan kita putuskan dengan cermat demi kemaslahatan Bener Meriah," kata Sarkawi menambahkan.

Sebelumnya, Ketua DPRK Bener Meriah MHD Saleh menyampaikan, pihaknya dari legislatif  akan selalu memfasilitasi pihak Eksekutif dengan para pedagang sayur yang tergabung pada APSBM untuk mencari solusi terbaik.

“Mari kita duduk bersama untuk mencari solusi terbaik, untuk itu kami akan memfasilitasi para pedagang dengan eksekutif," kata MHD Saleh.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...