Meriah terhitung sejak tanggal 4 Juni 2020. Hali Yoga selama ini menjabat sebagai Sekda Bener Meriah. Keputusan tersebut diambil setelah Bupati Kabupaten Bener Meriah Tgk H Sarkawi mengambil cuti berobat.

ADD Diperbolehkan untuk Cegah Covid-19

Bupati Bener Meriah Lantik 6 Reje

SAMSUDINPelantikan Reje (Kepala Desa)
A A A

BENER MERIAH – Bupati Bener Meriah Tgk Sarkawi melantik sebanyak 6 Reje (Kepala) Kampung di wilayah Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Jumat (27/3/2020).

Pelantikan Reje Kampung itu berlangsung di aula setdakab Bener Meriah, yang turut dihadiri Seketaris daerah ( Sekda ) Drs Haili Yoga M Si, Asisten I Drs Muklis, Asiten II Abdul Muis, Asisten III Suarman, Ketua TP-PKK Bener Meriah Ny Nikmah Sarkawi, para Mukim Kampung se-Kecamatan Bukit, Kabag Tata Pemerintah, Kabag Humas Wahidi dan Camat Bukit.

Adapun Reje Kampung yang dilantik diantaranya, Armada Reje Kampung Waq Pondok Sayur, Anto AR Reje Kampung Uring, Muhajir Reje Kampung Kute Lintang, Satria Reje Kampung Tingkem Asli, Samsul Bahri Reje Kampung Uning Bersah, dan Riduansyah Reje Kamung Kute Kering.

Pelantikan ini berbeda dari biasanya, dimana biasanya acara pelantikan Reje Kampung dihadiri banyak orang baik dari Kabupaten, Kecamatan, maupun Kampung. Namun di tengah wabah pendemi global virus corona (Covid-19) membatasi melibatkan orang banyak.

"Sebenarnya mengingat semakin merembaknya penyebaran Covid-19 pelantikan ini diundur, namun menimbang pentingnya peran Reje Kampung yang diharapkan berpartisifasi mengantisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 maka ini harus dilaksanakan," kata Bupati Bener Meriah Sarkawi.

Orang nomor satu di daerah penghasil Kopi Arabika itu meminta, seluruh Reje Kampung melakukan pendataan warganya yang baru masuk atau baru tiba dari luar daerah terlebih dari daerah-daerah yang terpapar Covid-19 untuk didata dan dilaporkan kepada Camat dan langsung kepada Tim Gugus Tugas Penanganan Covid -19.

"Dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19, Reje kampung harus mendata setiap waraga yang baru tiba dari daerah luar, mendata riwayat perjalanan dari mana saja dan kemudian laporkan kepada Camat, atau tim Gugus Tugas agar para Tim medis melakukan pemeriksaan dan pendapingan terhadap mereka,"jelas Abuya Sarkawi.

Sarkawi juga meminta, bagi warga yang baru berpergian dari daerah luar agar kooperatif, baik terhadap gejala kesehatan yang dialami maupun dari daerah mana mereka baru datang.

“Jangan malah menutup-nutupi, misal dari Jakarta mereka bilang di Lhokseumawe, hal itu agar para petugas medis lebih mudah mendeteksi kesehatan warga yang baru tiba didaerah ini," pinta Tgk H Sarkawi.

Kenapa harus dilakukan demikian, Sarkawi menyebutkan, karena sempai saat ini sudah tercatat 17 ODP di Bener Meriah kendati berharap jumlah itu berkurang namun tidak menutup kemungkinan akan bertambah lantaran meningkatnya arus balik warga ke daerah ini.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bener Meriah berpesan kepada Reje Kampung agar mengingatkan warga untuk sementara tidak melakukan keruman-kerumunan- tidak mengelar kegiatan pesta, hajatan lain yang mengundang orang banyak.

“Untuk masyarakat di Bener Meriah lebih baik memanfaatkan waktu beraktifitas kekebun dengan membudayakan penanaman yang produtif untuk menambah income keluarga yang sekiranya dapat menghasilkan, dari pada berdiam diri didalam rumah dan yang penting jaga jarak intraksi dengan orang lain demi mengantisipasi wabah Covid-19,"harap Abuya Sarkawi.

Sarkawi juga menjelaskan, para Reje Kampung juga diperbolehkan mengunakan anggran dana desa sebesar 3 persen untuk mencegah Covid-19 yang diperuntukan bagi masyarakat masing-masing.

Dari pantauan media ini, para Reje Kampung yang usai dilantik tersebut juga dilakukan tepung tawar oleh Majelis Adat Gayo (MAG) Kabupaten Bener Meriah, terlihat para Reje Kampung tersebut juga mengenakan Upuh Ulen-Ulen Kerawang Gayo (Kain Kerawang).

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...