Menteri Agama Fachrul Razie mengumumkan keputusan dalam penyelenggaraan haji di tahun 1441 H atau 2020 Masehi. Menurut dia, pemerintah memutuskan untuk membatakalkan pemberangkatan jemaah haji Indonesia ke Arab Saudi.

Bupati Aceh Utara Anggarkan Rp2 Miliar untuk Penanganan Covid-19

BULKHAINIKadis Kesehatan Aceh Utara, Amir Syarifuddin, S.KM
A A A

ACEH UTARA - Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib atau yang akrap di sapa Cek Mad sangat serius menangani Virus Corona. Dimana anggaran 2 Miliar untuk tahap awal sudah di anggarkan untuk menangani covid -19 melalui dinas Kesehatan Aceh Utara.

Hal tersebut di sampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Amir Syarifuddin SKM Kepada acehimage.com, Minggu (22/3/2020) di Lhoksukon.

"Dalam beberapa hari ini saya dipanggil oleh bapak Bupati bersama kepala dinas DPPKAD, Direktur RSUCM untuk membahas penyediaan anggaran untuk tahap awal menangani Covid-19," kata Amir Syarifuddin.

Menurut Amir, Anggaran senilai 2 Miliar di anggarkan melalui dinas Kesehatan untuk di pergunakan ke Pukesmas dan Rumah Sakit Cut Muetia.

"Langkah dilakukan oleh Bapak Bupati untuk gerak cepat dan anggaran tahap awal itu akan kita gunakan untuk pembelian APD petugas, pembelian masker, pembelian slilejer, distisektan foging maupun biaya sosialisasi untuk pemantauan ODP dan PDP,"jelas Amir Syarifuddin.

Dikatakan Amir, Bupati sangat antusias membantu kesehatan untuk warganya di Aceh Utara, apalagi Rumah Sakit Cut Mutia salah satu rumah sakit rujukan untuk 13 kabupaten/kota di Aceh untuk menangani pasien Covid -19.

"Kita juga berharap bantuan anggaran dari pemerintah Aceh menyangkut teknis dan anggaran baik untuk pegadaan perlengkapan maupun sarana prasarana lainya,"harap Amir Syarifuddin.

Sejauh ini, kata Amir, pemerintah Aceh Utara juga sudah menyiapkan Rumah Sakit Pratama untuk tampung pasien corona dan apabila itu ada penambahan pasien yang tidak mencukupi kamar di RSUCM akan dirujuk ke rumah sakit ini.

" Untuk Rumah Sakit Cut Meutia jumlah kamar yang tersedia delapan, apabila nanti ada pasien kabupaten/kota yang bertambah maka di rujuk ke RS Pratama dan Kita berharap tak ada kasus corona di Aceh maupun Aceh Utara,"pungkas Amir Syarifuddin.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...