Plt Gubernur Aceh

Buka FGD Tentang BPKS

ACEHIMAGE.COM | AK JAILANIPlt Gubernur Aceh Nova Iriansyah secara resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) tentang BPKS terkait Penguatan dan Pemanfaatan Kawasan Sabang Untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Aceh.
A A A

Apa yang disampaikan Gubernur itu, sangat benar dan saya terima dengan lapang dada, karena Ketua DKS jika dalam rumah tangga ibarat orang tua

Dr. Drs. Sayid Fadhil, SH, M.Hum Kepala BPKS

ACEH - Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah secara resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) tentang BPKS terkait Penguatan dan Pemanfaatan Kawasan Sabang Untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Aceh.

Focus Group Discussion (FGD) tersebut digelar oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Yayasan Rakyat Aceh (LSM-YARA) diikuti pimpinan dan manajemen Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS).

Turut hadir dalam kesempatan itu, Kepala BPKS Dr Drs Sayid Fadhil SH MHum, Ketua YARA Safaruddin SH, Drs Rahmat (Staf Ahli) Gubernur, Rustam Effendi (Akademik), Drs Jafar (Mewakili Bupati Aceh), T Nazuarsyah (Anggota Dewan Kawasan Sabang), Deputi Umum BPKS Dr Muslem Daud, Deputi Tekbang Ir Fauzi Umar.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Aceh Nova Iriansyah, menyatakan BPKS merupakan lembaga yang dipercaya untuk mengelola Kawsan Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas dan Perdagangan Bebas Sabang, yang ditetapkan dengan Undang-undang.

“Artinya, BPKS itu bukan sebuah lembaga politik maka diharapkan kepada manajemen dapat bekerja sesuai tupoksi yang telah ditentukan, maka dengan terselenggara FGD ini kiranya menjadi evaluasi apa yang selama ini menjadi kendala dan kekurangannya,” tegs Nova Iriansyah dalah pidato sambutanya.

Ia juga menjelaskan kalau selama ini ada kritisi itu datangnya bukan dari seorang Nova Iriansyah atau Plt Gubernur Aceh, tetapi kritikan itu datang dari Ketua DKS sebagai yang yang ditunjukan untuk mengawasi BPKS. Oleh sebab itu, tidak perlu setiap kritikan harus dibantah tetapi yang perlu dilakukan oleh pimpinan BPKS adalah evaluasi.

Dijelaskan, BPKS diawasi oleh DKS yang beranggota Walikota Sabang, dan Bupati Aceh Besar, untuk setiap kegiatan pihak BPKS harus .lakukan koordinasi dengan Ketua dan Anggota DKS, dengan tidak mengambil langkah-langkah sepihak tanpa berkoordinasi denagn DKS.

“Untuk itu, kritikan yang saya sampaikan selama ini Sabang lebih baik karena Sabang merupakan kawasan surga yang hanya tinggal memoles saja Sabang akan menjadi daerah terkenal didunia. Pasalnya, Sabang memiliki segalanya seperti keindahan bawah laut, danau yang menakjubkan dan lintasan armada kapal-kapal internasional,” tambahnya.

Sebagai Ketua DKS Nova Iriansyah juga berharap apa yang telah terjadi dibelakang kiranya menjadi sebuah hal yang harus ditinggalkan dan juga menjadi sebuah tolak ukur kegagalan maka, perlu saya meminta agar diskusi ini mendapat hasil yang positif untuk Sabang yang lebih baik.

Sementara itu Kepala BPKS Dr Drs Sayid Fadhil SH MHum disela-sela FDG kepada awak media mengatakan apa yang Gubernur sampaikan itu merupakan masukan buat BPKS, ibaratkan orang tua menegur anaknya, dan apa yang disampaikan Gubernur menjadi bumbu buat manajemen BPKS khususnya bagi saya pribadi untuk mengevaluasi kinerja yang lebih baik.

"Apa yang disampaikan Gubernur itu, sangat benar dan saya terima dengan lapang dada, karena Ketua DKS jika dalam rumah tangga ibarat orang tua, tentunya berkewajiban membina anaknya agar dalam hidupnya harus lebih baik.

Dengan kegiatan FGD ini, semua semakin baik bahkan semakin dekat," terangnya.
FGD yang diselengggarakan YARA tersebut berlangsung satu hari penuh dengan membicarakan tentang kemajuan ekonomi rakyat Aceh melalui Kawsan Sabang, yang dokelolakan oleh BPKS pimpinan Sayid Fadhil.

Artinya, BPKS itu bukan sebuah lembaga politik maka diharapkan kepada manajemen dapat bekerja sesuai tupoksi yang telah ditentukan

Ir. Nova Iriansyah, MT Plt Gubernur Aceh

Kode:47
Rubrik:Aceh

Komentar

Loading...