Sembilan warga Aceh Selatan dilaporkan positif COVID-19 setelah dilakukan uji swab yang dikirim dari Balitbangkes Aceh ke Jakarta. Direktur RSDYA dr Erizaldi MKes SpOg menyampaikan sembilan warga Aceh Selatan yang positif terdiri S (46), l (45),N (46), G (12), A (35), D (25), T (42), M (5), R (24) "Swab secara mandiri yang dilakukan RSUDYA lalu simpelnya dikirim litbankes Aceh, berhubung alat itu sekali pakai sudah habis lalu dikirim ke jakarta hasilnya positif covid 19, ”kata Direktur dr Erizaldi, Minggu (9/8/2020).

Brimob Patroli Kawasan Rawan Bencana

SAID AQIL AL MUNAWARPersonel Tim Search and Rescue (SAR) dari Kompi 1 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Aceh melakukan patroli untuk memantau kawasan rawan banjir
A A A

LHOKSEUMAWE - Personel Tim Search and Rescue (SAR) dari Kompi 1 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Aceh melakukan patroli untuk memantau kawasan rawan banjir dan longsor mengingat dalam beberapa hari ini mengalami curah hujan yang tinggi, kegiatan ini merupakan bentuk bakti Brimob untuk masyarakat. Rabu (29/07/2020).

Kegiatan patroli tersebut dilakukan dalam rangka memantau kawasan rawan potensi bencana. Tindakan mengecek debit Daerah aliran sungai guna menghindari terjadinya korban akibat bencana banjir.

Dari beberapa titik lokasi yang dilakukan pemantauan ada beberapa Desa terjadinya rawan potensi banjir akibat luapan sungai, yakni di Desa Blang Ado dan Desa Pulo Iboih Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara.

"Tim kami melihat Debit air di sungai itu mengalami kenaikan dan di atas ambang normal," kata Komandan Batalyon (Danyon) B Pelopor AKBP Ahmad Yani melalui Danki 1 Batalyon B Iptu M Nafis Luthfy SH.

Ia menjelaskan, Tim SAR Brimob dari Kompi 1 Batalyon B Pelopor ini melaksanakan pemantauan ke lokasi-lokasi rawan banjir dan longsor di wilayah rayonisasi Kompi 1 Batalyon B Pelopor ini sebagai bentuk bakti Brimob untuk masyarakat.

"Pada kesempatan tersebut Tim SAR Brimob juga menghimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya banjir mengingat dalam beberapa hari ini mengalami curah hujan yang tinggi dan masyarakat tidak perlu ragu untuk menghubungi kita jika sewaktu waktu terjadi bencana, insyaallah kita akan bantu semampu kita," kata Iptu Nafis.

Kemudian, kata Nafis, pihaknya juga telah menyiapkan personil dan kendaraan untuk bersiaga apabila terjadi banjir. "Bahkan alat penyelamat baik perahu dan satu unit mobil Ambulance dan sarana lainnya tetap kita siagakan,"tutur Nafis.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...