Hasrat masyarakat di wilayah tengah Aceh untuk pemekaran Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) kian masif. Bermacam upaya untuk proses percepatan lahirnya Provinsi ALA terus dilakukan, baik itu dari kalangan pimpinan daerah, tokoh pejuang, aktivis, mahasiswa hingga reje Kampung di wilayah tengah tersebut. Sejumlah pemuda memasang pamplet yang bertuliskan Kantor Bupati Bener Meriah Provinsi ALA yang dipasang persis didepan kantor Bupati Bener Meriah. Kamis ( 24/9/2020).

BRA Bener Meriah Serahkan Data Penerima Manfaat Kepada Bupati

SAMSUDDINKetua Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Kabupaten Bener Meriah, Elvin Syahrin menyerahkan berkas dana penerima manfaat program kegiatan BRA tahun 2020 kepada Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi
A A A

BENER MERIAH – Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Kabupaten Bener Meriah, Elvin Syahrin didampingi stafnya menyerahkan berkas data penerima manfaat program kegiatan BRA tahun 2020 kepada Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi, Kamis (3/9/2020) di ruang kerjanya.

Ketua BRA Bener Meriah, Elvin Syarin menyampaikan, sebanyak 639 data Kepala keluarga penerima manfaat yang diserahkan kepada Bupati Bener Meriah, sifatnya sementara.

"Kami akan terbuka untuk penambahan datanya. 639 data penerima itu meliputi, perwakilan mantan kombatan, Tapol (Tahanan politik, Napol (narapidana politik ) dan korban konglik,"ujar Elvin.

Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dan BRA Bener Meriah akan segera membentuk Tim Verifikasi Data penerima untuk memastikan data yang ada benar-benar merupakan orang orang yang berhak menerima.

Kegiatan tersebut menyikapi Instruksi Gubernur No 100/ Tahun 2019 tertanggal 20 Agustus 2019 tentang penyelesaian lahan mantan Kombatan, Tapol/Napol dan Korban Konflik.

Sementara Bupati Bener Meriah, Tgk Sarkawi mengatakan bahwa ada dua mekanisme yang akan di tempuh di program ini yaitu melalui Program KTM (Kota Terpadu Mandiri ) Kimpraswil dan program Bantuan Kelompok Tani melalui Kementrian Pertanian Pusat.

Total lahan yang akan di bebaskan berjumlah 5000 hektar. Ini masih yang diusulkan. Nanti tim dinas kehutanan dan pertanahan akan melakukan verifikasi.
“Bila proses ini berjalan lancar tahun 2021 sudah akan turun status dan proses perencanaan program sudah harus dari sekarang di susun,"terang Sarkawi.

BRA akan mempersiapkan Blue Print kegiatan di lahan tersebut dan semoga dapat menjadi pedoman dalam pengembangan kawasan ini.

Sedangkan kepala Dinas Kehutanan Provinsi Aceh, Syahrial menegaskan bahwa mendukung sepenuhnya program pengadaan lahan ini dan akan memproses perizinan ke kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup di Pusat.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...